Part 4

3.8K 259 11
                                        

Jangan lupa tinggalin jejak dengan like dan komen ya bestie.
Thank you!!

 Thank you!!

К сожалению, это изображение не соответствует нашим правилам. Чтобы продолжить публикацию, пожалуйста, удалите изображение или загрузите другое.

***

"Aletta!"

Aletta terbangun dengan muka cengo dari posisinya yang tengah bertelungkup beralaskan lengannya yang terlipat di atas meja. Melihat sekeliling orang yang menatapnya dengan muka geli, menahan tawa. Sial, ia ketahuan tengah tidur untuk kesekian kalinya.

"Udah nyampe mana tadi mimpinya?" sarkas Bu Lestari.

"Udah nyampe korea, Bu. Ketemu Jungkook juga malah, eh malah ibu bangunin."

"Bener-bener kamu tuh ya, ada gurunya lagi ngejelasin di depan bukannya dengerin malah tidur." Ujar Bu Lestari dengan wajah galaknya. Namun bukannya takut, Aletta merasa itu merupakan hal yang lucu. Membuat orang kesal dan marah kepadanya merupakan kesenangan tersendiri untuknya memang.

"Lagian ibu jelasinnya kaya lagi ngedongeng, kan saya jadi ngantuk." Aletta sedikit menegakkan badannya ketika Bu Lestari mulai ancang-ancang melangkahkan kaki ke arahnya.

"Keluar kamu! Cuci muka sana di toilet, trus balik lagi ke kelas."

"Lah tumben. Biasanya disuruh keluar, gak boleh balik ke kelas."

"Nanti keenakan kamu. Saya tahu tabiat kamu, yang ada malah tidur di UKS."

Aletta cengar-cengir menatap Bu Lestari. "Ah ibu, hafal banget sih tentang saya. Jadi terharu."

"Udah sana cepetan cuci muka. Kalo sampe gak kembali ke kelas, awas aja." Sentak Bu Lestari.

"Iya-iya, Bu." Aletta berdiri lalu berjalan gontai keluar kelas.

Sesampainya di koridor, ia memandang sekitar yang nampak sepi. Wajar saja karena kegiatan belajar mengajar tengah berlangsung. Hanya nampak murid-murid yang tengah melangsungkan pelajaran olahraga di lapangan outdoor.

Daripada menggunakan toilet yang dekat, Aletta lebih memilih toilet yang sedikit jauh jaraknya dari kelas. Ia rela sedikit berkeliling sekolah untuk mengulur waktu, mengingat pelajaran Bu Lestari yang sebentar lagi akan selesai.

Sesampainya di toilet yang terletak di lantai satu paling ujung, Aletta mengernyit ketika ada seorang siswi yang nampak kebingungan. Siswi itu berjalan mondar-mandir di depan pintu toilet.

"Kenapa lo? Duit lo ilang?" tegur Aletta.

Siswi tersebut tersentak sesaat sebelum memandang Aletta dengan ekspresi yang berbinar. "Kak, tolong! Teman saya lagi digangguin di dalam toilet." Ujar siswi tersebut yang Aletta yakini merupakan adik kelasnya.

"Digangguin sama siapa? Setan? Gue bukan ustadz, jadi gak bisa bantu." Sahut Aletta. Diganggu siapa lagi kalo bukan makhluk halus jika tempatnya di toilet.

Hello, AlettaМесто, где живут истории. Откройте их для себя