~⋆Dua⋆~

3.4K 168 7
                                        

"Kesel gua lama lama ma kelakuan si nelson" ucap marvel kesal seraya menyeruput es jeruknya

"Ya mau gimana lagi vel, kaya lu ga tau nelson aja" sahut samsul dan mengusap surai marvel perlahan

"Nyari² kesempatan lu sul" marvel memandangi tangan samsul yang sedang mengusap surainya

Samsul hanya tersenyum dan tetap mengusap surai marvel yang begitu lembut, lumayan lah modus ke crush

Kembali ke nightd, dia masih saja terus ngedumel ga jelas sampai ia gak sadar udah nyampe di depan kelasnya

"Awas lu nel, sampe kostan gua hajar lu" batin nigtht selama kelasnya dan tidak nendengarkan penjelasan dosennya sama sekali

Nelson berada di kantin kampus bersama samsul dan marvel, tadi setelah berhasil kabur dari amukan nightd dia langsung ngacir ke kantin dan kebetulan marvel dan samsul lagi ada di kantin

"AAGHHH, GIMANA NANTI NASIB GUE DI KOSTAN COBAA?" nelson memandangi makanannya dengan muka yang frustasi

Gimana gak frustasi, gimana nanti nasibnya pas balik ke kost? Bisa dihajar habis habisan dia ama nikidi.

Samsul ma marvel mah masih santai beruwuria di samping nelson, emang rada bangsat mereka berdua

.

.

.

"Akhirnya sampe juga di kost tercinta"

Terlihat anak² SMA udah pada pulang ke kostan. Beberapa langsung naik ke atas dan sisanya pada ngumpul di ruang tamu sambil nonton tv

"Heh, bukannya mandi malahan nonton tv" seru miu a.k.a vlamiunox kepada anak-anak esema yang lagi nonton sinetron di ruang tamu

"Bentaran bang miu, sinetron kesukaan gue udah mulai" sahut daazan kepada miu tanpa menoleh kearahnya, bener² ga mau ketinggalan satu detikpun

"Yaudahlah serah lu" miu memilih pergi ke kamar kloits daripada bareng mereka di ruang tamu sambil nonton sinetron

"SAMLEKOM, BABANG TAMFAN PULANG" malik menendang pintu kost sampai terbuka, gak kenceng kenceng amat sih tapi tetep aja tu pintu bisa aja rusak

"MALIK, NGAPAIN KAMU NENDANG PINTU HAH, SINI KAMU" teriak emak besar di kostan yaitu rafel

"I-iya fel" sahut malik pasrah, siapa juga yang suruh nendang pintu, mampus lu lik

Anak anak lain yang melihat malik diceramahi tertawa melihat itu

"hahahahaha kasian" seru zet

"wkwkwkwkk mampus lu lik" seru semuanya yang ada di sana

"Ada apaan nich" seru marvel dan samsul yang baru saja balik dari kampus

"Biasa, bang malik kena ceramah lagi" sahut adit

"Tu anak satu, buat masalah mulu"

.

.

.

"Ampuuun night, telingaku sakiiitttt" nelson memohon ampun kepada nightd tapi nihil, nightd sama sekali ga ngemaafin si nelson

Ya iyalah, first kiss nya di ambil ma nelson mana mau dia maafin semudah itu

"Night stopp sakittt, maafin gue nanti gua beliin semua yang lu mau deh" rayu nelson

"Berisik, Lu kira gue bakal ma- ehh beneran" seru nightd dengan mata berbinar

"I-iyaaa tapi lepasin dulu telinga gue" sahut nelson

"Oke, tapi beneran ya kalo gak gue bikin nih telinga merah" seru nightd lagi dengan muka menyeramkan

Nelson bergidik ngeri karena wajah nightd, "i-ya" sahut nelson, ga mau nyari gara gara lagi dia ma nightd

"Daa, mau ke kamar" nightd berjalan ke kamarnya dengan wajah tidak bersalah

Semua yang ngeliat drama itu cengo

"Semudah itu di maafinya? Ga seru" seru ayon yang daritadi ngerekam kejadian tadi, lumayan bahan ghibah

"Hooh ga seru dih, tapi gapapa yang penting dapet bahan buat ghibah" sambung kaguma

"HALAH BANGSAT KALIAN SEMUA" nelson berteriak dan dihadiahi lemparan sendal oleh rafel

"Berisik, dah malem jangan ribut, sana pada balik ke kamar" perintah rafel pada seluruh penghuni kost tersebut sambil mengambil sendalnya tadi

"S-siap kanjeng" seru semuanya dan langsung ngacir ke kamar masing masing

"Kalian ga ke kamar juga?" tanya rafel kepada marvel dan samsul

"Kami mau keluar sebentar, ada yang mau di beli" sahut marvel

"Ohh, ya udah hati-hati. Dan inget langsung pulang"

"Siapp" sahut mereka berdua

.

.

.

"Haaa, enak banget jalan malem malem" seru marvel sambil merentangkan tanganya dan menyambut angin yang menerpa tubuhnya

Hamparan sawah yang begitu luas di sisi kiri dan kanan mereka sangat indah di malam hari

"Pemandangannya indah, seindah senyuman lo vel"

"Hee?" muka marvel langsung memerah ketika mendengar ucapan dari samsul

Dokidoki hati dia, gimana ga dokidoki si samsul aja tiba tiba ngegombal

"Nah dah sampe" samsul turun dari sepeda yang ia naiki bersama marvel

"Cepetan gih beli barang yang lu butuhi" ucapnya lagi

"hum" marvel berjalan masuk ke dalam supermarket tersebut dan setelah beberapa lama ia akhirnya kembali dengan beberapa barang

"Ayo balik, nanti malahan di cariin ma rafel kalo lama pulangnya" serunya sambil menenteng belanjaannya

"Oke, ayoo jalan"

~SeeUnextchap~

⋆~Kost YTMCI~⋆ [DISCONTINUED]Where stories live. Discover now