MALAM PERTAMA

40.2K 1.7K 15
                                    

Assalamu'alaikum

Jangan lupa follow ig author:@wp.gulajawa
Gus Agam : agamganteng_12

Sebelum membaca awalli dengan
Bismillahirrahmanirrahim

REVISI BAB 12
Warning : maaf alur / judul bab sedikit berbeda. Selamat menikmati.

 Selamat menikmati

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


***

Setelah beberapa menit, akhirnya Gus Agam kembali dengan satu bungkus sate serta susu hangat.

Dengan perlahan Gus Agam membuka pintunya. Saat diambang pintu kening Gus Agam mengkerut, ketika tak sengaja mendengar  perkataan Ziva.

"Sial. Ternyata dari dulu Vano cuma mainin hati Ziva aja . Ckkk."

" Ehem-ehem. Assalamu'alaikum, " ucap Gus Agam melangkahkan kakinya masuk, lalu segera menghampiri Ziva.

" Wa'alaikumsalam. Eh– Gus Agam. "

"Nah makanan nya . Sate aja gapapa kan, oh iya, vano tu siapa. Ga berniat menguping, ga sengaja denger aja." terdengar jelas dari nada bicara Gus Agam bahwa dirinya tengah kesal.

"Waaahhhh sateeee, ini mah kesukaan Ziva Gus. Gapapa kok, enak nii," ucap Ziva dengan mata berbinar-binar.

" Kamu belum jawab. Siapa vano!!" desak Gus Agam dengan nada dingin, namun intonasi nada yang rendah.

Hela an nafas terdengar dari Ziva. Tangannya mencengkram kuat piring berisi sate. Dengan perlahan Ziva menoleh ke sosok pria yang menatapnya dengan tajam.

" Va-Vano,  Vano itu mantan crush Ziva,"  jelas Ziva.

"Oh."

Ziva mengerutkan keningnya saat mendengar perkataan Gus Agam.

" Gitu aja respon nya," batin Ziva

" Kamu masih suka sama dia?" celetuk Gus Agam yang membuat Ziva terbatuk-batuk.

" Uhuk, uhuk."

Gus Agam yang mendengar Ziva terbatuk pun segera memberikan susu hangat  yang ia pegang.

" Uhuk, makasih," dengan perlahan Ziva meminum susu hangat itu.

" Maaf jika kamu tidak bersedia menjawab tidak apa-apa," ketus Gus Agam seraya meraih ponselnya.

" Okeh Ziva jawab," dengan mulut yang penuh dengan sate, Ziva mencoba berbicara , walau sedikit menyusahkan baginya.

" Makan dulu aja , saya tunggu," ketus Gus Agam.

" Apa lah apa lah ni Gus. Sok cool banget," batin Ziva.

Dengan cepat Ziva mulai menyantap makanan nya. Ziva yang terlalu menikmati memakan satenya tak sadar bahwa Gus Agam tengah memperhatikan nya.

istri mungil nya Gus Agam (REVISI)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang