24.masih flashback

2.3K 172 0
                                    

1 bulan kemudian.

Snowy sudah sembuh, niat awal xander dan viera setelah sembuh mereka akan membawa Snowy ke Indonesia tapi karena Snowy merengek ingin bersama dengan Adler ya sudah.

Di mansion A. RAJENDRA
Jam 23.00

Mereka semua menunggu Adler yang belum juga pulang dan tidak ada Kabar.

"Kalian tau kemana adler?"Tanya hawatir viera.

" enggak tan, dari kita ngeliat nya terakhir selesai sarapan itu aja" jawab regan dan diangguki oleh yang lain. Langit dan jack berusaha mencari letak keberadaan adler.

" sayang duduk sini" ucap xander

"Aku khawatir xan, adler belum pulang tidak ada kabar" balas viera sambil duduk disamping sangat suami begitu juga dengan snowy yang khawatir dengan sang daddy.

"Dia sudah dewasa, dia pasti bisa jaga dirinya"

"Tapi aku tetap khawatir dia anak ku aku gak mau dia kenapa napa " ucap viera.

"Kalian dikirim pesan oleh adler?" tanya viera

"Eng.... " saat itu juga mereka melihat adler yang pulang dengan jas ditangan dengan rambut acak acak, kemeja sebelah keluar.

Viera segera menghampiri anak nya.

"Kamu kenapa? " tanya viera tapi adler tidak menjawab malah memeluk viera dan menyembunyikan wajahnya di leher viera.

Mereka merasa ada yang aneh dengan anak/ teman nya ini dengan segera mereka menghampiri mereka berdua.

"Lu kenapa dler? " tanya langit, adler hanya diam sebentar lalu

"Dia melakukannya lagi mah"ucap adler dengan rahang mengeras dan tatapan matanya yang tajam. Mata mereka melotot kecuali alden, axel dan Altair yang bingung karena memang hanya dia yang tidak tau.

"Kamu tau darimana? "Tanya viera sambil mendorong tubuh adler agar dia bisa melihat wajah anak nya.

" adler liat pake mata kepala adler sendiri mah"

Viera pun memeluk kembali tubuh adler. Xander mengepalkan tangannya dia benci melihat anaknya begini begitu juga dengan adam dkk mereka benci melihat ketua mereka seperti ini untuk yang kedua kali nya.

Adler itu seperti viera walaupun dia laki-laki, viera itu walaupun kejam tapi saat  orang yang pernah dia sayang melukainya dan orang itu minta maaf dia maafkan dan itu menurun ke Adler.

Viera sedikit menyesal dengan sifatnya yang seperti itu dan menurun ke anak bungsunya.

"Sebenarnya ada apa ini? Kenapa lu begini dler!? Apa gua doang yang gak tau apa apa disini!? " emosi alden begitu juga dengan axel walaupun dia tidak berekspresi tapi dia sungguh emosi.

"Tenang al tenang! Gua akan jelasin" ucap adam sambil menggeret ehh salah maksudnya menarik tangan kekar alden dan axel. Adam menarik mereka berdua menuju taman samping.

*

*

*

*

*

Di taman samping.

"Jadi apa yang terjadi? " emosi alden menghempaskan tangan adam. Adeknya yang saat terkena tembakan, kena kaca tidak pernah mengatakan sakit atau menangis saat kecil tapi sekarang dia melihat adiknya begitu....

"Gua ceritain, tapi sambil duduk" alden dan adam pun duduk di bangku yang berada disana.

"Jadi sebelum kalian pindah kesini atau lebih tepatnya sebelum snowy lahir, adler bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla bla"

𝙏𝙧𝙖𝙣𝙨𝙢𝙞𝙜𝙧𝙖𝙨𝙞 𝙎𝙣𝙤𝙬𝙮Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang