SAH!

15.9K 961 48
                                    

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, masyaallah tabarakallah.
Allahumma Shalli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aali sayyidina muhammad

Alhamdulillah, kalian telah bersholawat kepada nabi Muhammad maka Allah SWT akan mengangkat hamba-Nya yang bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa bersholawat satu kali saja, Allah akan memberi sepuluh rahmat sama dengan sepuluh derajat baginya."

Maaf jika ada kurang dan salah nya, karena kesempurnaan hanya milik Allah subhanahu wa ta'ala, dan kesalahan dari diri saya sendiri.

♡➳♡🌊 .·:*¨𝑯ศ𝓹𝙥վ ᴿ𝚎ꪖ𝕕ịꪦ𝓰¨*:·. 🌊♡➳♡

"Maharnya berupa cincin emas 5 gram, uang sebesar 1000 dirham, 1 unit rumah, 1 buah motor, dan 1 masjid yang berada di Bogor," ucap gus Yusuf dengan suara yang sangat lantang.

"HAH, GILA." Teriak Aiman.

"Aiman suara kamu, rendahkan nak," tegur ayah Haidar.

"Maaf ayah, Aiman tidak sengaja," jawab Aiman menundukkan kepalanya.

"Ya sudah tidak apa-apa, hmm nak Yusuf, apakah tidak terlalu banyak?" Tanya ayah Haidar.

"Tidak ayah, selagi Yusuf mampu akan Yusuf usahakan," jawab gus Yusuf.

"Sudah lah Haidar, anak ku memang sudah kaya sejak dini. Dia sudah berkerja sejak 1 tahun yang lalu, dan sekarang perusahaan dia yang mengambil alih," ucap kyai Faqih kepada sahabatnya ayah Haidar.

"Baik lah kalo memang tidak membebani Yusuf," jawab ayah Haidar.

"Sekarang kita lakukan ijab qobul, kasihan cucu ku sudah menunggu disekolah," ucap Abah Hamzah.

"Ah iya, saya sampai lupa," jawab ayah Haidar.

Selesai berucap ayah Haidar menggenggam tangan Gus Yusuf dan mulai berbicara.

"Bismillahirrahmanirrahim, Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau ananda Muhammad Pangeran Yusuf Bilal Al-Malik  bin Muhammad Dhiaulhaq Faqih Rahman Al-Malik dengan anak saya yang bernama Nur Jannah Humairah Al-Husaini dengan maskawinnya berupa cincin emas 5 gram, uang sebesar 1000 dirham, 1 unit rumah, 1 unit motor, dan 1 masjid, tunai," ucap ayah Haidar dengan suara yang sangat lantang.

"Saya terima nikahnya dan kawinnya Nur Jannah Humairah Al-Husaini binti Muhammad Haidar Al-Husain dengan maskawinnya yang tersebut, tunai," ucap gus Yusuf dengan suara tak kalah lantang dari sang ayah mertuanya.

"Bagaimana, para saksi, sah?" Tanya kakek Hanif.

"SAH!" Jawab seluruh orang yang berada di ruangan itu.

"Alhamdulillah," ucap seluruh nya.

"Selamat Yusuf kamu sudah memiliki tanggung jawab lebih yaitu seorang istri, kamu boleh menemuinya 1 bulan atau 1 Minggu sekali," ucap ayah Haidar.

"Baik ayah, sekarang bolehkah Yusuf ikut menjemput Jannah?" Tanya gus Yusuf.

"Jannah siapa nak?" Tanya sang umi.

"Humai umi, nama nya kan Nur Jannah Humairah Al-Husaini, ada Jannah nya umi. Yusuf lebih suka memanggilnya dengan Jannah umi," jawab gus Yusuf menjelaskan.

"Sudah umi," ucap kyai Faqih.

"Oke Yusuf, kamu boleh ikut menjemput Humai, Aiman jemput adek mu disekolah, bawa mobil ayah saja," jawab ayah Haidar sembari menyuruh Aiman.

"Aiman," panggil ayah Haidar kepada Aiman yang sembari tadi tertunduk.

"Iya ayah," jawab Aiman dengan suara yang lemah seperti habis menangis.

MasyaAllah, Gus PangeranTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang