Kairo

13.9K 836 16
                                    

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, masyaallah tabarakallah.
Allahumma Shalli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aali sayyidina muhammad

Alhamdulillah, kalian telah bersholawat kepada nabi Muhammad maka Allah SWT akan mengangkat hamba-Nya yang bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa bersholawat satu kali saja, Allah akan memberi sepuluh rahmat sama dengan sepuluh derajat baginya."

Maaf jika ada kurang dan salah nya, karena kesempurnaan hanya milik Allah subhanahu wa ta'ala, dan kesalahan dari diri saya sendiri.

♡➳♡🌊 .·:*¨𝑯ศ𝓹𝙥վ ᴿ𝚎ꪖ𝕕ịꪦ𝓰¨*:·. 🌊♡➳♡

***

"Kenapa? Ga boleh ya, Jannah manggil Gus Pangeran dengan sebutan mas?" Tanya Humai.

"Boleh sayang, boleh," jawab gus Yusuf.

"Pangeran hanya terkejut saja,"  lanjut Gus Yusuf.

"Iya mas, soalnya Abang abil seumuran sama Gus Pangeran, dan Jannah kalo manggil Gus Pangeran kepanjangan jadi panggilnya mas aja ya," ucap Humai.

"Iya sayang, sekarang Jannah bobo, sudah malam," jawab gus Yusuf.

"Tapi mas disini kan?" Tanya Humai.

"Iya sayang, mas disini," jawab gus Yusuf sembari mengelus kepala Humai.

Cahaya matahari berhasil masuk melalui celah-celah jendela kamar. Hangatnya tepat mengenai wajah Gus Yusuf yang belum sepenuhnya sadar. Setelah salat subuh tadi gus Yusuf tidak dapat menahan rasa kantuknya.

Tok! Tok! Tok!

"Yusuf, Humai," panggil bunda Husna.

"Iya bunda," jawab gus Yusuf.

Ceklek!

"Ada apa bunda?" Tanya gus Yusuf.

"Sudah pagi, sarapan. Humai sudah mendingan Yus?" Jawab bunda Husna bertanya.

"Sudah bunda," jawab gus Yusuf.

"Ya sudah, kebawah ya nak," ucap bunda Husna.

"Iya bunda," jawab gus Yusuf

Setelah berbicara dengan bunda Husna, Gus Yusuf kembali kedalam kamar dan membangunkan Humai.

"Assalamualaikum Humaira, sudah pagi waktu nya bangun sayang," ucap gus Yusuf tepat ditelinga Humai.

"Waalaikumsalam mas," jawab Humai.

"Bangun sayang, bunda sudah menunggu dibawah," ucap gus Yusuf.

"Sebentar lagi ya mas," jawab Humai sembari memejamkan matanya lagi.

"Tidak ada sebentar-sebentar, sekarang bangun sayang," ucap gus Yusuf.

"Iya mas," jawab Humai pasrah.

"Mau mandi atau sarapan dulu? Tapi sepertinya lebih baik mandi dulu," ucap gus Yusuf.

"Kalo mas tau jawabannya ngapain nanya," jawab Humai.

"Hanya basa-basi sayang," ucap gus Yusuf.

"Sudah Jannah mau mandi," jawab Humai.

"Iya sana, mau mandi sendiri atau mas temani?" Tanya gus Yusuf sembari menaikan alisnya.

"Sendiri lah mas," jawab Humai sembari berlari ke arah kamar mandi.

"Hahaha, ya sudah," ucap gus Yusuf.

MasyaAllah, Gus PangeranTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang