Santriwati Baru

8.7K 722 115
                                    

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, masyaallah tabarakallah.
Allahumma Shalli 'alaa sayyidina muhammad wa 'alaa aali sayyidina muhammad

Alhamdulillah, kalian telah bersholawat kepada nabi Muhammad maka Allah SWT akan mengangkat hamba-Nya yang bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa bersholawat satu kali saja, Allah akan memberi sepuluh rahmat sama dengan sepuluh derajat baginya."

Maaf jika ada kurang dan salah nya, karena kesempurnaan hanya milik Allah subhanahu wa ta'ala, dan kesalahan dari diri saya sendiri.

♡➳♡🌊 .·:*¨𝑯ศ𝓹𝙥վ ᴿ𝚎ꪖ𝕕ịꪦ𝓰¨*:·. 🌊♡➳♡

Pagi ini Humai dan Gus Yusuf akan pergi ke pesantren. Humai akan bersekolah disana, menuntut ilmu disana, dan menemani Gus Yusuf disana. Dengan berat hati ayah Haidar dan bunda Husna membiarkan Humai pergi. Sejujurnya ayah Haidar tidak rela membiarkan Humai pergi, tapi kali ini Humai pergi bersama suaminya.

"Hati-hati sayang," ucap ayah Haidar saat melihat Humai yang melambaikan tangan dari dalam mobil.

"Iyaa ayah, Humai berangkat dulu. Assalamualaikum,"

"Waalaikumsalam,"

Melihat mobil Gus Yusuf menjauh, tangis bunda Husna semakin kencang. Di tenangi oleh ayah Haidar, namun ayah Haidar juga tidak kuat menahan tangisnya. Akhirnya mereka pun menangis bersama.

Disisi lain, Humai terlihat murung dan ingin menangis. Melihat Humai seperti itu, Gus Yusuf berkata, "Nangislah sayang, jika itu membuatmu lega,"

"Jannah boleh menangis?"

"Boleh,"

Hiks... Hiks... Hiks...

"Ayah, bunda,"

"Sini mas peluk," ucap gus Yusuf saat mobil yang di kendarai sudah berada dipinggir jalan.

"Ayah, mass. Bunda, kalau Jannah kangen gimana?"

"Ada mas, ada Abang Abil juga,"

"Beda mas,"

"Ada umi sayang,"

"Beda mas,"

"Tidak jadi pindah sekolah?"

"Jadi mas, tapi bunda?"

"Jalani dulu ya sayang, jika memang tidak kuat, mas antar kamu pulang,"

"Jannah kuat mas, Jannah hanya sedih,"

"Iya sayang, tidak apa-apa,"

"Ayo mas lanjut,"

Gus Yusuf melanjutkan perjalanannya, sedangkan Humai langsung membuka ponsel dan mengirim pesan kepada teman-temannya.

Humai
Aku pindah

Cinta
Pindah?

Humai
Iya

Amira
Kemana Mai?

Humai
Ke Bogor, ikut Gus Pangeran

Cinta
Serius mai?
Kamu ninggalin kita?

Amira
Mai...
Kamu tega, tapi kalau ini yang kamu mau gapapa, semoga betah mai

Humai
Aamiin, terimakasih Amira

Cinta
Kamu bakal baik kesini kan?

Humai
Iya cinta, kita masih bisa saling kirim pesan kok

MasyaAllah, Gus PangeranTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang