[FIGURAN BELOK] 6

49.3K 3K 67
                                        

Alia beranjak pergi dari kediamannya untuk bertemu seseorang yang tidak lain adalah Antagonis pria sebenarnya Reo Hernez

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Alia beranjak pergi dari kediamannya untuk bertemu seseorang yang tidak lain adalah Antagonis pria sebenarnya Reo Hernez. Seorang Antagonis yang lebih bodoh dari protagonis pria karena dengan suka rela melakukan apa saja demi Alia tercintanya.

Mereka berdua janjian disebuah cafe tempat Antagonis pria berkerja, dengan tampang lugu dan polosnya Alia selalu membuat Reo cinta buta kepadanya tanpa tau bahwa dirinya hanya dimanfaatkan.

"Reo~" panggil Alia manja memeluk Reo.

Reo gemas lalu mengelus surai kecoklatan Alia, "lucunya pacar aku" ucapnya sesekali mencubit pipi Alia.

Alia tersenyum, "Reo~, maaf ya~ nanti malam aku harus kerja jadi gak bisa bersama makanya aku kesini" rengeknya manja memeluk Reo.

"Iya gak pa-pa" jawab Reo memaklumi.

'Sialan, kalau saja Reo sedikit lebih berguna untuk saat ini' batin Alia sinis berbanding terbalik dengan ekspresinya saat ini.

Mereka bermesraan diselang waktu istirahat, Reo membuat para pekerja dicafe merasa iri juga senang karena Reo selalu tersenyum saat bersama Alia.

Tidak tau saja mereka kalau Alia adalah iblis yang menyamar seperti malaikat.

****

Darel sibuk dengan berkasnya sesekali teringat dengan kecupan itu, rasa candu saat bibirnya bersentuhan dengan bibir lembut Faren terasa masih membekas membuatnya tersenyum tipis memegangi bibirnya.

"Pak, apakah anda sudah mulai gila?" Sarkas sang asisten sekaligus teman dekat Darel. Sean Dirgama.

Wajah Darel datar tapi ada seringai dibibirnya, "sepertinya aku benar benar gila" ucapnya membuat Sean melotot tak percaya.

"Hei Rel, gua bercanda jangan jangan lo beneran gila?"ucap Sean terkejut.

"Entahlah, karena aku tiba tiba menyukai lelaki" sahut Darel.

Sean menyemburkan minuman yang diminumnya lalu menatap Darel dengan ekspresi cengo.

"H-haruskah aku menelpon rumah sakit jiwa sekarang" ucapnya entah pada siapa.

Sean menghela napas panjang, "Rel, Lo gay?" Tanya Sean penasaran.

"Gua juga gak tau tapi sekarang gua punya kekasih tapi dia cowok" jawab Darel.

"HAH!!" teriak Sean, dia benar benar terkejut akan hal ini.

"Siapa orang yang buat lo belok?" Tanya Sean saat sadar dari keterkejutannya.

"Namanya Faren Grayes" jawab Darel teringat kembali dengan kecupan itu.

"Manis, aku menginginkannya lagi" ucap Darel spontan dengan seringai dan Ekspresi obsesinya.

Sean bergidik ngeri melihat ekspresi Darel saat ini, seperti seorang yang ingin memakan mangsanya hidup hidup, 'semoga tuh orang selamat' batin Sean merinding.

FIGURAN BELOK [BL] EndTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang