Faren seorang pemuda yang mengalami kecelakaan dan berakhir masuk kedalam buku novel yang dibawa dan dibacanya, menjadikannya seorang Antagonis pria yang meyukai protagonis wanita tapi sayangnya dia seorang GAY!!
"Akan kubuat kau menjadi belok haah...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pagi harinya Faren bangun lebih awal dan entah kenapa energinya hari ini lebih semangat dan membara, pagi pagi buta Faren mandi dan berpakaian santai namum terkesan mewah dan cantik.
"Mas~ bangun" ucap Faren membangunkan Darel.
"Mommy? Mommy mau kemana?" Tanya Deon terbangun karena suara Faren.
Faren mendatangi Deon lalu mengecup pipi tembam itu, "selamat pagi sayang, ayo mandi dan pergi kekantor daddymu kita ikut kesana" ucap nya semangat.
Deon memproses ucapan Faren, "memangnya kita kesana untuk apa?" Tanyanya bingung.
"Tidak tau mommy tiba tiba saja Ingin kekantor daddy dan terus bersamanya" ungkap Faren dirinya juga tidak tau entah kenapa seperti ini.
Faren beralih lagi kearah Darel setelah menyuruh Deon untuk mandi dan bersiap, Faren mengguncang brutal tubuh Darel membuat dirinya terbangun.
"Ada apa sayang?" Tanya Darel.
"Kekantor mas, ini sudah jam setengah tujuh" jawab Faren dan Darel mengangguk.
Darel langsung memasuki kamar mandi berbarengan dengan Deon yang keluar dari kamar mandi, Faren langsung menggandeng tangan Deon.
"Ayo Ayo kita bersiap" ucapnya dan Deon pasrah saja.
Darel keluar dari kamar mandi dan melihat dua orang yang sudah siap lengkap dan manis manis itu kebingungan, "mau kemana?" Tanyanya.
"Ikut mas kekantor" jawab Faren semangat.
"Kamu harus istirahat dirumah sayang dan juga Deon hari ini masih ada pelajaran" sahut Darel apalagi mengingat kalau Faren habis mengalami sesuatu hal yang dia tidak ingat.
"Tapi mas aku ingin ikut" ucap Faren memelas.
Darel mengulum senyum, sungguh manis kekasihnya ini, "baiklah, tapi kamu hanya boleh dikantor saja tidak akan kemana mana sampai aku selesai dengan pekerjaan" ucapnya mengalah.
"Yeeeyy~" seru Faren senang memeluk Darel.
"Deon tidak bisa ikut, dia harus tetap belajar" ucap Darel lagi dan Faren memikirkan sebentar lalu mengangguk.
Darel tersenyum lalu mencium bibir Faren lambat dan Faren membalas ciuman itu, Darel langsung menyiapkan pakaian untuk Faren dan menyuruh Faren untuk diam saja sedangkan Deon yang baru selesai keluar dari kamar mandi langsung menghampiri Faren.
"Deon kata daddy gak bisa ikut harus belajar" ucap Faren memberitahu.
Deon mengangguk patuh"baik mommy, tapi mommy harus hati hati dan selalu disamping daddy saja ya" nasehatnya membuat Faren terkekeh gemas karena itu.
"anak mommy pintar banget sih, jangan cepat cepat dewasa dong" ucap Faren mencubit kedua pipi tembam Deon.
Deon tersenyum manis, "Deon mau cepat besar dan melindungi mommy dan adek biar kalian terus bisa ada disisi Deon" ucapnya penuh kata lemah lembut.