Tanpa dia sadari semenjak mengenal Jisoo kegiatan ini sudah cukup lama ia tinggalkan. Padahal dia sudah memasukkan kegiatan ini di dalam list hobinya.
Dia memang tidak kuat minum, dia pergi ke club' hanya sekedar bertemu dengan teman-teman SMP nya atau saat June dan Jinan memaksanya.
"Aku juga mau"
Hanbin menggeser gelas kosong yang terletak diatas meja bar. Dia tergoda ketika Song Mino meneguk wine dengan sekali tegukan.
"Kau sudah pintar mabuk rupanya?" Kekeh Nam Taehyun yang kemudian menuangkan wine pada gelas kecil milik Hanbin.
Hanbin tak menanggapi teman SMP nya itu. Dia sedang merasakan betapa panasnya minuman itu melewati kerongkongannya. Seperti hatinya yang saat ini juga terasa terbakar.
Kim Hanbin , Song Mino dan Nam Taehyun, mereka bertiga adalah teman SMP. Mereka cukup dekat karena sama-sama menyukai kehidupan malam.
Biasanya June akan ikut bergabung karena dia juga penggila dunia malam, namun Hanbin sedang tidak mood pada June. Alhasil mereka hanya bertiga.
Rencana awal Hanbin memang tidak berniat untuk minum. Namun ketika dia kembali mengingat Jisoo, keinginan untuk minumnya menjadi sangat tinggi.
Apalagi ketika melihat si Mino yang dijuluki raja minum. Seberapa banyaknya dia minum, dia akan tetap sadar dan tak sedikitpun oleng. Entah dia belajar darimana.
"Berikan aku satu gelas lagi" pinta Hanbin walaupun matanya telah terasa mengabur.
Satu gelas saja sudah membuatnya pusing. Namun dia ingin lagi, ingin merasakan tenggorokannya panas lagi.
Dengan senang hati Mino menuangkan wine ke dalam gelas Hanbin. Tanpa berpikir panjang lagi Hanbin meneguknya hingga habis dan berusaha kembali berdiri.
Dia turun ke bawah dengan sempoyongan. Tetapi anehnya dia masih sadar, padahal biasanya dia akan ambruk lalu tidur. Mungkin suasana hati juga mempengaruhi dirinya.
Kembali dia melanjutkan hobi nya yang sempat tertunda tadi. Hanbin mulai menggerakkan tubuhnya mengikuti musik yang dimainkan oleh DJ. Dengan ditemani para gadis yang entah berasal dari mana, Hanbin tidak mengenal gadis itu.
Sekelebat Hanbin melihat gadis yang menari bersamanya adalah Jisoo. Alkohol membuat pandangannya rusak. Dia semakin mendekatkan gadis itu pada dirinya. Menjamah tubuh gadis itu. Dan gadis itu sama sekali tak menolak malah menikmatinya.
Alkohol telah menguasai dirinya. Hanbin lebih merapatkan lagi tubuh gadis itu pada tubuhnya. Tangannya berada di pinggang wanita itu. Lalu menarik lagi sampai bibir mereka bertemu.
Benar, Hanbin merasakan dia sedang bersama Jisoo. Ciuman panas itu sungguh-sungguh terjadi. Hanbin merindukan Jisoo, dia merasakan Jisoo sedang ada dalam pelukannya. Yah Hanbin sudah gila karena Jisoo.
Belum selesai dengan aktivitas nya itu, seseorang telah berhasil menganggu Hanbin.
Bruk!!
"Oh maaf!"
Ucap lelaki itu sambil mengangkat kedua tangannya keatas. Dia tersenyum licik ketika Kim Hanbin menoleh kepadanya.
Gadis yang bersama Kim Hanbin tadipun segera pergi.
"Kim Hanbin"
Sekali lagi lelaki itu tersenyum licik sambil menekankan nama Kim Hanbin.
Kim Hanbin mengernyit, berusaha mengingat lelaki itu.
"Johnny?" Ternyata Hanbin memang mengenalnya.
"Waaw... Sungguh tersanjung seorang Kim Hanbin masih mengingatku" wajah tegas Johnny lagi-lagi menunjukkan seringai liciknya.
YOU ARE READING
S O R R Y 🔹 khb • kjs
Fanfiction"Bagaimana jika malam ini kau tidur denganku? Aku juga akan memberikan semua yang kau mau seperti ayahku memberikannya untukmu." -Hanbin
