Taehyung

1.4K 86 4
                                        

Saat dimana aku pertama kali bertemu dengan pria yang merubah semua kepedihan dalam hidupku, ia membantuku, ia mengandeng tanganku sampai sejauh ini, aku benar-benar mencintai pria itu.

Dia kekasihku sekaligus malaikatku Kim taehyung.

Orang tuaku meninggal beberapa tahun yang lalu karena penjahat.

Beberapa hari setelah kejadian itu, aku sangat frustasi dan benar-benar gila. Saat itu juga kuputuskan untuk mengakhiri hidupku, saat itu aku sedang berada di bangunan berlantai 5, aku bersiap untuk terjun bebas disana. Saat aku hendak terjun, sebuah tangan menghentikan pergerakanku. Awalnya aku hendak memberontak, tapi ia memeluku entahlah kenapa pelukan itu sangat nyaman.

Aku hanya diam merasakan pelukanya sambil memejamkan mataku.

Ia membalikan badanku menghadap kearahnya, ia menatapku sambil tersenyum.

"Jangan pernah melakukan hal seperti ini lagi"

Aku menatapnya sendu, kudorong tubuhnya menjauh, wajahku penuh dengan amarah.

"Apa urusanmu?! Ini hidupku, lagipula kenapa kau bisa tahu aku kalo aku disini?! Apa kau penguntit?!"

Ia masih menampilkan senyumanya walaupun aku membentaknya, perlahan ia mendekat kearahku, tentu saja aku melangkah mundur.

Dan saat itu juga....












"Ahhhhh..... " aku berteriak karena aku sudah terjun sekarang.

Aku memejamkan mataku sangat rapat, aku sudah menyerah sekarang.
Inilah yang namanya takdir.

Tapi..

Seseorang menompang tubuhku, sekarang aku tidak merasakan aku sedang terjun, dengan rasa takut, perlahan lahan kubuka mataku.

Wajah tampan dengan sayap putih dibelakang punggungnya, ia menatapku dalam. Aku hanya diam, aku juga bingung kenapa ia memiliki sayap.

Dengan rasa takut aku mulai bertanya padanya.

"K-kenapa kau-kau punya sayap?"
Tanyaku ragu.

Ia tersenyum.

"Aku akan menjelaskannya nanti, sekarang aku akan membawamu pergi dari sini dulu."

Aku hanya diam, kupejamkan mataku lagi saat ia mulai membawaku pergi, rasanya aku sedang terbang sekarang.

Kulihat kota dari atas.

Sangat Indah.

Entah apa yang mengangguku, tiba tiba saja cahaya putih menerpa mataku.




























Perlahan kubuka mataku.

Wajah itu lagi, tapi kali ini berbeda, ia layaknya manusia biasa sama sepertiku.

Tapi wajah tampannya tetap sama.

Jujur, aku terpikat dengannya.

"Kau aman sekarang." bisiknya pelan.

Aku melihat kesekelilingku.

Ini dirumahku.

Aku mengerutkan dahiku bingung.

"K-kenapa tiba tiba aku bisa disini?"
Tanyaku.

Ia menghelus surai rambutku sambil tersenyum.

"Aku akan berada disini bersamamu terus."

"M-maksudmu? Kenapa?"
Aku benar-benar bingung sekarang.

"Karena aku malaikatmu"

Aku mematung, jantungku berdetak tak karuan. Aku tidak mungkin memiliki seorang malaikat setampan dirinya, itu hanyalah didongeng.

"Mana mungkin!" balasku lantang.

Lagi lagi ia menunjukkan senyumannya padaku.

"Aku akan dalam wujud manusia saat bersamamu, mulai sekarang kau adalah kekasihku. Dan tidak ada kata penolakan!" tegasnya.

Aku mengerutkan dahiku.

"Kekasih? Kita bahkan baru bertemu."

"Mau tidak mau kau harus melakukanya"

"T-tapi.. "

Ia langsung menutup mulutku dengan jarinya.

"Kau harus menerimanya"

Tak ada satupun kata lagi yang kuucapkan, aku hanya mengangguk.
Sebenarnya ada rasa bahagia, mana mungkin aku menolak pria sesempurnanya.

Aku menelan ludah dan menatapnya dalam. Dengan keberanian kususuri wajahnya dengan tanganku, kuperhatikan setiap bentuk wajahnya. Matanya, hidungnya, mulutnya.

Dia sangat sempurna, ditambah lagi dengan sikapnya yang sangat lembut. Apa setiap malaikat seperti ini.

Saat tanganku hendak menyusuri area bibirnya, ia langsung menahan tanganku.

Aku terkejut, ia menatapku, kuyakin semua orang akan berteriak histeris saat melihat tatapannya seperti sekarang.

"Kenapa? Kau tertarik padaku?" bisiknya

Oops! Bu görüntü içerik kurallarımıza uymuyor. Yayımlamaya devam etmek için görüntüyü kaldırmayı ya da başka bir görüntü yüklemeyi deneyin.

"Kenapa? Kau tertarik padaku?" bisiknya.

Aku melepaskan genggamannya dan langsung berdiri membelakanginya.

Kutarik nafas dalam dalam dan membuangnya.

Ada apa denganku? Kenapa aku langsung tertarik denganya?

Tiba tiba saja tangan kekar melingkar diperutku, aku sangat terkejut. Perlahan aku menoleh kearahnya, ia tersenyum padaku.

Astaga ia membuatku sulit untuk bernafas.



End

Kira kira kalo dibikin part 2 nya Bagus ngak y?

BTS Maknae And You [Random Series]Hikayelerin yaşadığı yer. Şimdi keşfedin