Sabtu pagi telah tiba. Jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi. Sudah 2 jam semenjak LDK dimulai.
Sekarang Mina dan Mingyu sedang berada di luar sekolah. Mengumpulkan tas-tas milik adik kelasnya karena adik kelasnya sedang disuruh lari pagi keliling komplek sekolah sambil menyanyikan lagu yel-yel angkatan dengan Yugyeom dan Minkyung yang mengawasi mereka.
Sementara Mingyu, Mina, dan anggota yang lain sedang memindahkan tas milik adik kelasnya ke dalam ruang panitia.
"Luda, mending lo sama yang lain ke dalem sekolah aja. Siap-siap buat acara selanjutnya. Biar gua sama Mina yang beresin tas mereka" kata Mingyu.
Luda mengangguk lalu menyuruh yang lain berjalan ke arah dalam sekolah. Mingyu lalu memberikan sedikit pengarah kepada Luda dan tidak lama kemudian, Luda juga ikut masuk ke dalam sekolah.
Mingyu lalu berjalan menuju arah dimana tas-tas adik kelasnya itu diletakkan. Disana sudah ada Mina membawa 7 tas, satu dipakai dibelakang, 3 di sampirkan di pundak kiri, dan 3 lagi di sebelah kanan.
"Min! Gila lu bawa tas sebanyak ini" omel Mingyu.
Mina berdecak. "Ck. Santai aja elah. Gue kan kuat" jawab Mina percaya diri
"Gak. Gak boleh. Masa lu cewe bawa tas sebanyak ini. Siniin tasnya!"
"Gak usah, Gyuuuuu"
Karena Mina ngeyel. Mingyu akhirnya membawa tas yang belum diambil dan merebut tas yang Mina bawa. Alhasil, sekarang Mingyu membawa 9 tas.
"Udah biar gua aja yang bawa. Itu lo bawa sisanya aja. Tas yang kecil-kecil" kata Mingyu sambil berjalan menuju sekolah tanpa mempedulikan Mina yang menggerutu.
• • •
Jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 siang. Sekarang Mingyu dan anak MPK yang lain sedang di lapangan untuk melaksanakan seksi pembentukkan mental. Mina dan Sujeong berada di ruang panitia untuk menjaga dan mempersiapkkan makan siang adik kelasnya.
"Ini pisahin deh jadi 8 bungkus setiap plastik. Soalnya kan satu kelompok isinya 8 orang. Jadi biar nanti gak susah lagi" jelas Mina kepada Sujeong
"Siap laksanakan ibu wakil ketua pelaksana!!" jawab Sujeong sambil berhormat.
Mereka lalu tertawa dan melanjutkan menyiapkan makanan itu. Tak lama kemudian, Yugyeom masuk ke ruang panitia tanpa ngetok dulu sampai Mina dan Sujeong kaget. Emang kurang ajar dia.
"Heh! Ngetok dulu kek. Kasih salam kek. Ga sopan!" omel Sujeong yang tadi hampir numpahin makanannya karena kaget.
Yugyeom cengegesan. "Hehehe. Maap maap. Bagi minum dong. Haus banget nih gua"
"Tuh ada di dalem kardus. Ambil sendiri ya jangan manja" jawab Sujeong.
Yugyeom lalu berjalan ke arah kardus berisi air putih itu, mengambil satu gelas, dan meneguknya.
"Gyeom. Hyunbin dimana?"
Gak ada angin gak ada hujan, tiba-tiba Mina nanyain Hyunbin. Mina sendiri juga gak tau kenapa. Rasanya pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulutnya.
"Masih dilapangan kok sama yang lain. Emang kenapa? Cie elah nanyain Hyunbin. Tumben kagak nanyain Mingyu?" ledek Yugyeom dengan kurang hajarnya.
"Apaan sih, Gyeom. Gue nanya doang kok. Kan dia seksi konsumsi tapi ini makanannya malah kagak diurus" kata Mina.
"Oohhh. Kirain ada sesuatu"
"Engga kok hehe"
• • •
YOU ARE READING
「 ineffable 」; 97 line ✓
Fanfiction𝙝𝙤𝙬 𝙬𝙖𝙨 𝙮𝙤𝙪𝙧 𝙝𝙞𝙜𝙝𝙨𝙘𝙝𝙤𝙤𝙡 𝙡𝙞𝙛𝙚? 𝙢𝙞𝙣𝙚 𝙬𝙖𝙨 𝙞𝙣𝙚𝙛𝙛𝙖𝙗𝙡𝙚 © fairytxles, 2018
