Ncha & Saaih

559 28 4
                                        

Keesokan Harinya~

Hari Ini Ncha Dan Saaih Akan Mengurus Tiket Pesawat. Karna Besok Lusa Kami Harus Berangkat Ke Malaysia Untuk Acara Pertunangan Fateh Minggu Depan.

Sejak Pukul 08:00 Pagi, Ncha Dan Saaih Sudah Berada Di Bandara Untuk Mengurus Tiket Pesawat.

*Pov On Bandara

Treetttt(GetarHape)

"Siapa" tanya saaih.

"Fatim" aku melihat nama yang tertera pada layar handphone.

"Aku angkat dulu ya bentar ih" ucapku pada saaih.

"Iya" dia sedang ribet dengan mengurus semua.

Posisiku Agak Sedikit Menjauh Dari saaih, Untuk Menerima Telfonnya.

Fatim
Aku

Call On.

"Assalamualaikum tim"

"Waalaikumsalam"

"Kamu udah Di kabarin umi tentang pertunangan Fateh"

"Oh itu udah, Ini aku sama saaih lagi ngurus tiket buat lusa"

"Kamu berangkatnya lusa"

"Iya, Kamu kapan?"

"Aku besok, Soalnya Sekalian Bareng sama Ahmed dia juga ada tugas di Malaysia"

"Oh yaudah take care ya tim, Hati Hati kalo ada apa apa usahain buat ngabarin"

"Iya, Aku tunggu ya di Malaysia"

"Okey bye"

"Bye, Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam"

Call Off.

Persahabatan aku Dengan Fatim masih berjalan Dengan Baik. Bahkan hampir tiap Minggu kita berkomunikasi, Mungkin karna aku menikah dengan abangnya.

Tapi... Persahabatan aku Dengan dua temanku terputus komunikasi saat kami menikah dan mempunyai anak! Kalo kalian baca dari part awal pasti kalian tau siapa mereka dua sahabat yang aku maksud itu.

"Fatim ngomong apa" tanya saaih saat aku sudah selesai menelfon.

"Dia bilang, Dia berangkatnya besok" ucapku.

"Alif diajak?" Tanya saaih.

Muhamad Alief Ashikin Halilintar? Dia adalah Putra pertama dari Fatimah Dan Ahmed. Kini Umurnya Sudah 1 Tahun Lebih. Ya masih kecil Tapi Alif Sangat Pandai. Nama ASHIKIN dan HALILINTAR diterapkan pada Nama Alif.

(PART SELANJUTNYA BAHAS AHMED, DAN KENAPA DIA BISA NIKAH SAMA FATIM)

"Diajak Lah masaiya anak sekecil itu ditinggal" ucapku.

"Oh yaudah yuk" ucap saaih.

"Lah emangnya udah selesai" tanyaku.

"Tinggal Dulu Aja" santai banget ya bapak saaih ini:v

"Trus mau kemana" tanyaku lagi.

"Makan kita kan belum makan" kata saaih yang jalannya slalu mendahului aku.

Aku dan Saaih mencari makanan disekitar bandara.

"Restoran itu mau" tanya saaih, Dan akupun mengangguk.

Sekarang kita berada di salah satu restoran yang ada DiBandara. Kami memesan makanan yang berbeda, Tumben kan biasanya aku slalu mengikuti saaih:v

"Tumben banget" kata saaih.

Cinta Sang Idola (Saaih Halilintar)Where stories live. Discover now