Tidak apa berbohong. Aku tidak mau kembali lagi kalau Nana tahu aku mencuri tubuh orang lain. Tidak untuk saat ini.
"Kamu percaya reinkarnasi?"
_____
Status: Completed [Prolog + 37 part + Bonus (5 part) + From author (3 part)]
Rating: PG +15
Main pa...
К сожалению, это изображение не соответствует нашим правилам. Чтобы продолжить публикацию, пожалуйста, удалите изображение или загрузите другое.
.
.
.
Jeno menatap geram dapur rumahnya yang terlihat seperti kapal pecah. Tanpa banyak menduga pun ia tahu siapa pelakunya. Siapa lagi kalau bukan arwah pungutnya?
"Zhong Chenle!!"
Terdengar suara derap langkah yang terburu-buru menuruni tangga. "Ya?"
Jeno segera berbalik saat Chenle sudah tiba di belakangnya. "Kau yang melakukan ini?"
Chenle yang semula terkejut karena panggilan keras Jeno pun berubah menjadi santai. "Ahjussi seperti baru pertama kali saja melihatku melakukan ini. Santai saja. Toh, Ahjussi bisa membersihkannya dengan kekuatanmu."
Tangan kanan Jeno mengepal. Kalau arwah bisa mati, sudah ia bunuh Chenle sejak terlihat sikap menyebalkannya.
Chenle terlihat santai. Mengabaikan hawa menggelap di sekitarnya. Kemudia ia tersenyum lebar, tidak peduli dengan wajah Jeno yang kesal. "Ahjussi mau makan? Aku akan membuat masakan lezat untukmu."
Tanpa menunggu jawaban dari Jeno, Chenle sudah menggeser tubuh Jeno yang menghalangi jalannya untuk menyiapkan bahan makanan.
Jeno menghela napas panjang sebelum menarik kursi di dekat meja makan dan duduk di sana. Ia memandangi Chenle yang sibuk dengan aktivitasnya sekarang. Pria itu terlihat terampil menggunakan pisau yang digunakan untuk memotong bahan-bahan yang akan diolah.
"Apa kamu tidak bosan dengan kehidupanmu sekarang?" Tanya Jeno membuka topik pembicaraan.
"Bosan. Sangat bosan tahu. Tapi mau bagaimana lagi?" Ucap Chenle tanpa menghentikan kegiatannya.
"Sebenarnya di sini bukan tempatmu."
Chenle hanya mengangkat bahunya tanpa melihat Jeno. "Tahu. Aku tahu, Ahjussi. Ahjussi tidak sedang membuatku merasa bersalah karena mengacak-acak dapurmu kan?"
"Aku serius." Jeno menyenderkan punggungnya pada punggung kursi. "Arwahmu bisa kembali ke tubuhmu. Tubuhmu saat ini dalam keadaan sehat. Sebenarnya kau bisa kembali saat kejadian itu karena kau memang belum waktunya mati. Tapi kita tidak tahu di mana keadaan tubuhmu saat itu."
Suara pisau yang beradu dengan talenan kayu pun berhenti. Chenle meletakkan pisaunya, kemudian berbalik dan menghampiri Jeno. "Ahjussi sedang berusaha mengusirku ya?"
Jeno hanya merotasi kan bola mata sebagai jawabannya.
Chenle menghentikan kegiatan memasaknya dan menarik kursi di sebelah Jeno, duduk di sana. Wajahnya terlihat serius sekarang.
"Lalu, apa yang harus aku lakukan? Aku memang tidak tahu apa yang spesial dari kehidupanku sebelum mati, tapi sejujurnya aku ingin merasakan hidup seperti manusia lainnya. Pergi sekolah, berpacaran, berkumpul dengan keluarga, bersenang-senang. Katakan padaku bagaimana caranya, Ahjussi?"
Jeno bimbang. Apa ia harus mengatakannya? Maksudnya, apa ia siap Chenle pergi darinya? Hey, semenyebalkannya Chenle, ia sudah menganggapnya sebagai adik sendiri walaupun pria itu terus memanggilnya 'Ahjussi'.
Tapi cepat atau lambat Chenle harus tahu masalah ini. Arwah yang mencuri tubuh Chenle tidak bisa dibiarkan. Dia telah melanggar aturan dan membuat kacau data kematian.
"Pertama-tama, kamu harus mencari orang yang bisa melihat dirimu."
.
.
.
К сожалению, это изображение не соответствует нашим правилам. Чтобы продолжить публикацию, пожалуйста, удалите изображение или загрузите другое.
~♡~
Hey, hey~ ✧
Sudah lihat MV NCT U yang Make A Wish sama FromHome belum? Gimana?
Aku pribadi suka banget sama lagunya. Aku selalu streaming dua-duanya. Jadi dari sore sampai pagi lagu From Home, lalu lanjut dari siang sampai sore lagu Make A Wish. Dan itu benar-benar mempengaruhi feel aku!
Maksudku, seperti lagi dengar lagu From Home di waktu itu hampir tidak mungkin tidak terharu, dan sewaktu lagi dengar lagu Make A Wish di waktu itu rasanya kaya dapat banget mood bagusnya. Jadi ga cepat bosan. Paham kan ya? Hehehe
К сожалению, это изображение не соответствует нашим правилам. Чтобы продолжить публикацию, пожалуйста, удалите изображение или загрузите другое.
Aku juga dengar lagu favorite lainnya seperti Faded In My Last Song, Deja Vu, sama Nectar sambil terus diselingi lagu Make A Wish sama From Home.