"Sekarang, apa kamu juga ingin mencobanya? Kalau mau kita bisa pesan satu ruangan jika kamu masih penasaran, tenang saja ruangan itu tidak bisa di lihat dari luar." Ucap Sehun.
Irene menatap Sehun. "Sehun, ini berbeda dengan apa yang kamu kenalkan pada ku." Ucap Irene.
"Itu hanya perkenalan, sedangkan ini adalah permainan nya, tentu saja itu akan berbeda, aku tidak akan memaksa mu untuk melakukannya, hanya saja kalau kamu mau, aku bisa melakukannya perlahan dengan mu." Ucap Sehun.
Irene melihat sekelilingnya lagi. "Aku akan seperti mereka?" Tanya Irene.
"Tentu saja tidak Irene, kamu tidak seperti mereka, kamu ke sini bukan untuk di disiplinkan, tapi karena kamu ingin tahu, buktinya waktu itu kamu berhasil melakukannya kan." Ucap Sehun.
Irene mengangguk dengan penuh keraguan.
"Kalau gitu, ayo kita ke atas, aku akan menyewa satu ruangan untuk menghapus rasa penasaran mu itu," Ucap Sehun.
Awalnya Sehun pikir Irene akan berhenti ketika melihat ruangan ketiga. Tapi ternyata Irene malah ingin melihat yang lainnya juga. Sehun rasa kalau Irene terus melihatnya, rasanya penasarannya tidak akan benar-benar hilang.
"Kyle, aku pesan satu ruangan." Ucap Sehun. Perempuan itu mengangguk dan tersenyum ke arah Irene.
"Pastikan semua barang yang ada di ruangan itu baru." Ucap Sehun.
"Sudah pasti Hun, itu selalu baru." Ucap nya.
Sehun mengangguk. Perempuan itu mengeluarkan sebuah kunci. "Ruangan yang di pojok kanan." Ucap nya. Sehun mengambil kunci itu dan segera membawa Irene masuk ke dalam sana.
"Aku tidak tahu apa yang membuat mu sepenasaran ini sampai kamu tidak melawan ketika aku membawa mu masuk ke sini," Ucap Sehun. Dia duduk di atas lemari kecil yang ada di sebelah pintu.
Irene berdiri di tengah ruangan sambil melihat ruangan itu. "Ruangan yang cukup besar." Gumam Irene.
"Irene, aku berbicara dengan mu." Ucap Sehun.
"Iya? Tadi kamu bilang apa?" Tanya Irene.
"Aku bilang, apa yang membuat kamu berani mencari tahu tentang ini sampai ke ruangan ini? Apa kamu tidak takut melihat apa yang ada di ruangan itu?" Tanya Sehun.
"Tidak begitu, kamu melakukan hal yang jauh lebih parah dari itu dulu, kamu pernah hampir membunuh ku, itu bukan apa-apa di mata ku." Ucap Irene dengan santai. Dia berjalan ke salah satu lemari dan membuka nya satu per satu.
"Sekarang kita mau ngapain?" Tanya Irene.
"Kamu mau ngapain sekarang?" tanya Sehun. Irene menggeleng sambil mengangkat kedua bahunya.
"Aku tidak tahu mau ngapain." Jawab Irene.
Sehun berjalan ke arah Irene. "Kita coba satu-satu?" Tanya Sehun.
"Semua nya?" Tanya Irene.
Sehun mengangguk.
"Kita mulai dari benda kecil. Kamu diam di sini, kita akan mulai sekarang, jangan membantah ucapan ku, berdiri di sana, diam, jangan bergerak sama sekali." ucap Sehun. Irene diam di sana. Benar-benar tidak bergerak.
Sehun datang membawa sebuah nipple clamp dan clitoris clamp.
Sehun membawa Irene ke atas ranjang. "Buka baju mu." Suruh Sehun. Irene membukanya dengan cepat. Dia masih ingat apa yang di katakan Sehun tadi. Seorang submissive pasti merasa malu, tapi ucapan dominan adalah perintah yang wajib di lakukan, jadi percuma untuk merasa malu juga. "Tangan di atas kepala." Suruh Sehun. Irene menaruh kedua tangannya ke atas kepalanya. "Jangan di turunkan apa pun yang kamu rasakan, atau aku akan mengikat mu." Ucap Sehun. Irene mengangguk.
ŞİMDİ OKUDUĞUN
You're Mine [ 2 ] ✔️
Hayran Kurgu[COMPLETE] R21+ Sequel dari Ff Reverse!!! Irene dan Sehun bertemu kembali setelah berpisah selama 5 tahun, dalam situasi yang sangat baik, tapi perlahan irene melihat dunia Sehun yang berbeda dari dunia nya. "Aku telah menemukan alasan kamu melakuk...
![You're Mine [ 2 ] ✔️](https://img.wattpad.com/cover/243957155-64-k542959.jpg)