Story cover for Atas Nama Yang Maha by puspamekar
Atas Nama Yang Maha
  • WpView
    Reads 230,634
  • WpVote
    Votes 8,032
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 230,634
  • WpVote
    Votes 8,032
  • WpPart
    Parts 7
Complete, First published Sep 18, 2018
Menjadi anak sholeh lagi cerdas, taat beragama dan taat kepada orangtua lalu menjadi kebanggaan keluarga, tentu saja menjadi do'a dan harapan setiap ayah dan bunda untuk anaknya. Aku bukanlah seseorang yang dibanggakan keluarga. Meski aku yakin, tak ada orangtua yang mengharapkan hal buruk terjadi pada anaknya. Nilai akademisku tak sebagus ketiga adikku, aku harus berusaha keras belajar ketika ujian. Tak seperti adik-adikku yang cerdas. Bahkan aku pernah tak naik kelas karna aku dianggap tidak cukup mampu mengejar ketertinggalanku.

"Pergi dari sini, dasar kau anak bodoh, tak bisa jadi kebanggaan, papa!!"

"Papa, tolong jangan berkata seperti itu, dia anak kita!"

"Anak yang iQ nya jongkok begini?"

"Astagfirullahhh....!"

Diusir dari rumah karna suatu hal yang seharusnya bukan salahku tapi kehendak Allah. Seperti tak ada rasa cinta padahal aku darah dagingnya. Meski begitu ada pesan cinta yang terselip dari Allah untukku karnanya. Dari situlah hidupku dimulai, dari situlah aku lebih mengenal dan dekat denganNya termasuk menemukan kesejatian rasa terhadap dia, Atas Nama Yang Maha.
All Rights Reserved
Sign up to add Atas Nama Yang Maha to your library and receive updates
or
#652spritual
Content Guidelines
You may also like
Cheerful Girl [ENDING] by RosyPutri4
53 parts Complete
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
little Girl And Possessive Cool Boy (End) by DestyaniSary
81 parts Complete
FOLLOW AKUN WP AKU DULU YUK♥♥ Aku terlahir dari keluarga yang cukup dibilang sangat sempurna mempunyai harta yang berlimpah, kerukunan keluargaku yang mampu membuat orang merasa iri, maupun support kecil dari mereka. Tapi, itu semua tidak bertahan lama hingga kejadian lima tahun yang lalu membuat orang tuaku meninggalkan dunia dan menyisakan diriku sendiri. Harta orang tuaku tidak tersisa sedikitpun, aku hanya mempunyai modal utama lima puluh ribu buat memulai bisnisku berjualan gorengan tidak masalah bagiku walaupun aku harus terbiasa menjalani kehidupanku yang tidak sempurna seperti dulu bahkan mencari tempat tinggal saja membuatku bingung harus kemana. Apa kalian mau membaca kisahku dan membaca kisah pria tampanku yang sejak kecil aku sangat menyanyanginya, kami teman sedari kecil namun karna waktu yang membuat kita terpisah membuat kita tidak bisa bertatap muka sekalipun. Apa benar kalian mau membaca kisah aku yang mempunyai sifat anak kecil dan manja bertemu kembali dengan seorang pria yang begitu aku cintai mempunyai karakter pribadi yang sangat possessive sekali kepadaku, entahlah aku tidak tahu bisa bertemu atau tidak dengannya silahkan membaca kisah anak kecil yang bertemu dengan pria possessive ini>< * "Nikah yuk, yang" * "Bodo amat siapa suruh kamu cuekin aku gara gara si kuning itu lagian gantengan aku dari pada dia kenapa yang di perhatiin dia padahal lebih menarik aku" * "Tetep gak boleh, kalo kamu suka sama dia gimana? Kalo kamu over ke dia trus dia suka juga sama kamu gimana?" CERITA INI MENGANDUNG BAHASA YANG KASAR TIDAK PERLU DI TIRU SEKALIPUN! ~~~~ NAMA AUTHOR PANGGIL AJAH 'ANGEL' 🙌🏻 Ig: dstyni.angelia #1 gadis /12agsts2020/2,1k stories #3 Nathan/ 12 september 2020/ 2,01k stories # 1 Rey / 14 Nov 2020 / 1,44k stories Lahir:30agustus
You may also like
Slide 1 of 10
Cheerful Girl [ENDING] cover
little Girl And Possessive Cool Boy (End) cover
Suami Kembarku (Selesai)  cover
Nata (END) cover
Assalamualaikum My Future Imam [ SUDAH TERBIT] cover
Only You [Slow Update] cover
New World [REVISI] cover
MR. POSSESIVE  [COMPLETED] cover
PENGALAMAN KU, KISAH DIA cover
Still The Same cover

Cheerful Girl [ENDING]

53 parts Complete

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!