Jangan lupa vote dan komentarnya, makasih 😘
Billy yang walaupun masih saja dihubungi Geofani, tidak lagi tertarik menjalin hubungan baru.
Walaupun Billy sudah pernah mengisyaratkannya pada Geofani, tapi kadang Geo masih saja menjaknya keluar.
Lana sering menertawakannya saat Billy menjadi benar-benar kesal karena kadang Geo mengirimkannya bunga.
"Sepertinya Dia sedang berusaha membunuhku dengan mengirimkan bunga ke rumah?!" Kata Billy kesal
"Kalau orang tuaku tau aku bisa mati"
"Bicara yang jelas padanya,kalau kau tidak tertarik" saran Lana sambil menahan senyum.
Meskipun begitu, saat mendekati ujian akhir untuk kelas tiga, Lana dan Billy pun mulai sibuk belajar.
Sekarang Lana menghabiskan banyak waktunya di rumah Billy, setelah ia pulang kerja mereka langsung pulang ke rumah Lana seperti biasa.
Sebenarnya bisa saja ia menginap di rumah Billy, tapi mereka tidak mau salah seorang maid melaporkannya pada ibu Billy.
Lana ingat awal semester dua lalu waktu pertama kali Billy mengajak Lana ke rumahnya.
Ia cemas apa yang nanti akan di pikirkan orang-orang yang ada di rumah Billy kalau Billy membawa cewek kerumahnya, tapi Billy meyakinkan Lana bahwa di rumanya tidak ada siapa-siapa saat ini.
Kediaman keluarga Sangra ternyata jauh lebih megah dan indah dari pada rumah-rumah mewah di kawasan elite tempat Mellanie tinggal, menurut perhitungan Lana paling tidak di sana ada kurang lebih lima belas kamar, ruang fitnes, ruang permainan yang terdapat meja bilyard dan seperangkat video game yang mengesankan, di sana juga ada bioskop mini, ruang musik milik Billy dan perpustakaan pribadi yang membuat Lana ingin menerobos masuk dan tenggelam di antara buku-buku di sana.
Saking luasnya Lana yakin ia akan tersesat kalau Billy membiarkannya jalan-jalan sendirian di sana.
Kadang saat mereka sedang tidak belajar Billy mengajak Lana untuk menemaninya bermain games.
Tapi tentu saja bermain games tidak pernah menjadi hal favorit untuk Lana, meskipun begitu kadang ia tetap menerima ajakan Billy- apapun yang mereka lakukan bersama tetap menyenangkan bagi Lana.
Yang paling lucu dan yang masih membuat Billy terpingkal-pingkal sampai sekarang adalah saat Lana mencoba game virtualnya, Billy tidak pernah melihat reaksi seekstrim dan sekonyol itu.
Lana beberapa kali terjatuh sambil menjerit-jerit sampai akhirnya menabrak dinding dengan keras, Lana cepat-cepat melepas vr games controller-nya dengan ekspresi bingung, yang membuat Billy nyaris ngompol di celana saking kuatnya ia tertawa.
"Bisa tidak kau lupakan kejadian itu!?" Kesal Lana saat Billy masih saja mengungkit kejadian itu walaupun sudah berlalu berminggu-minggu.
"Maaf tapi itu memang sulit di lupakan...." Kekehnya.
"Aku heran selama ini kau lebih suka keluyuran ke rumahku padahal banyak hal yang kau sukai di rumah mu sendiri. musik, games...." kata Lana.
"Memang! Orang tuaku sengaja menyogok ku dengan memberikan segala hal yang akan membuatku lupa bahwa mereka tidak pernah ada di rumah, begitu juga dengan tempat tinggalku di Sunbich city dulu. Tapi aku lebih suka kalau tidak sendirian di tempat seperti ini"
Lana jadi berpikir kesepian membuat seseorang tidak bisa menikmati hal-hal yang mereka sukai.
Seperti Billy yang lebih menyukai apa saja yang Lana masak, karena walaupun ternyata masakan di rumah Billy jauh lebih enak dari pada buatan Lana, tapi Billy selalu menganggapnya tidak enak.
Itu jelas karena ia tidak suka makan sendirian, selezat apapun makanannya.
______
Tapi saat ini mereka sudah tidak pernah mendekati ruang games atau ruangan musik lagi, Lana selalu mendesak Billy untuk lebih fokus belajar setiap hari.
Bahkan ia sengaja untuk mengambil cuti tahunannya tepat saat ujian akhir diadakan.
YOU ARE READING
OTHER SIDE OF LOVE [ COMPLETED ]
RandomKehidupan terasa sangat berat bagi Lana karena ibunya telah meninggal dan ia harus tinggal bersama seorang PSK gila, belum lagi ia selalu jadi sasaran bully di sekolahnya. Saat ia berfikir Keadaan mulai membaik saat ia mulai jatuh cinta, sialnya ia...
![OTHER SIDE OF LOVE [ COMPLETED ]](https://img.wattpad.com/cover/144942036-64-k360923.jpg)