헐~

205 27 0
                                        

Ting.... tong....
Dengan langkah kecilnya buru-buru nyonya yang berada di dalam rumah megah ini membukakan pintu rumah nya

"Juyeon pulang" seru Eunseo lalu memeluk sang istri

"Kangen~" siapa lagi kalau bukan Bona yang manja memeluk Eunseo?

"Tau sayang, hehehe" Eunseo dengan cengiran nya lalu melepaskan pelukannya dengan Bona

"Aku kesini gak sendirian, ada Jiheon sama calon orang tua sambung anak kita. Ah iya, kamu gak lupa kan bawa triplets pulang?"-Eunseo

"Oh gitu jadi mereka dateng sekarang, tenang aja kok triplets udah ada di dalem. Baru aja tadi sekitar 30 menit yang lalu Dahyun anterin mereka kesini" jawab Bona dengan bibir yang dikerutkan

"Loh kok gak sama Mingyu? Emang Mingyu kemana?"-Eunseo

"Mingyu sibuk banget makanya gak bisa ngaterin mereka, pas banget Dahyun main kerumahnya Mingyu dan kebetulan gak sibuk-sibuk banget jadi yaudah dia yang nganterin anak kita"-Bona dan hanya di balas anggukan oleh Eunseo

"Annyeonghaseyo" salam dari beberapa orang di belakang Eunseo terdengar

"Annyeonghaseyo Jiheon-ah, Eo? Itu yang dibelakang?" Bona terkejut lalu menatap Eunseo yang kini malah tersenyum kepadanya

"Masuk kedalem dulu yuk, gak enak tamu kita di biarin di luar"-Eunseo

















***
"Udah kenal sama saya kan, Kim Jiyeon?" Tanya Bu Yoona

"Ya kenal lah Bu, dulu kan saya yang jadi asisten ibu pas masa kuliah" jawab Bona, Yap benar sekali bahwa semasa kuliahnya Bona merupakan asisten dosen dari Bu Yoona ini. Dari situlah hubungan Eunseo dan Bona di mulai, bagaimana caranya? Pasti kalian tau lah ya, semisal Bu Yoona tidak bisa mengajar di kampus maka Bona lah yang menggantikan Bu Yoona.

"Bagus ingatan kamu kuat ya Jiyeon, ah iya ini. Perkenalkan dia suami saya" Yoona menepuk bahu Daesung

"Kang Daesung, senang bisa bertemu dengan anda" Daesung memperkenalkan dirinya dengan ramah

"Saya Kim Jiyeon pak, mantan asisten dosen Bu Yoona sekaligus istri dari Son Juyeon"-Bona

"Iya saya tahu kamu, dulu semasa kamu masih kuliah di kampus Yoona sering banget ngomong in kamu ke saya" jelas Daesung dan dibalas senyuman oleh Bona

"Ka Bona gak lupa sama aku kan?" Sekarang giliran Arin yang membuka suara

"Ya mana bisa sih gw lupa sama lu, Choi Yewon a.k.a Arin" Bona memeluk Arin

"Huuuu, sweet banget deh ka Bona gak pernah berubah" Arin melepaskan pelukannya dengan Bona

"Hehehehe, ini Soobin kan ya Rin?" Tanya Bona setelah menatap suami Arin

"Iya ka, saya Park Soobin temen MC nya Arin. Kalo dulu temen MC sekarang udah jadi temen hidup hehehe" jawab nya dengan cengengesan

"Yeuuu bisa aja bocah" celetuk Eunseo

"Jadi udah pada kenal semua kan?" Kini giliran Jiheon yang mengangkat suaranya lalu berjalan kerah 3 keluarga tersebut
"Tanpa berlama-lama lagi langsung aja ya saya to the point"

Seakan paham akan arah pembicaraan sang adik ipar, Bona mengangguk lalu membawa ketiga anak kembarnya kebawah

"Aiguuuu yaaaa, lucu sekali mereka" ucap Yoona dan Arin secara bersamaan saat melihat benih cinta dari Bona dan Eunseo yang sedang terlelap didalam stroller tersebut.

"Iya dong, bapaknya aja tampan kelewatan emaknya pun gak kalah cakepnya. Efek dari genetika itulah yang bikin anak kami imut nya tiada tara" jelas Eunseo

"Apa sih Seo"-Bona

"Juyeon-ssi, sudah tau kan mana saja anak anda yang akan anda serahkan kepada kedua orang tua ini?" Jiheon mengubah bahasanya menjadi formal, ini pertanda bahwa dirinya sedang dalam mode serius

"Saya sudah tahu Jiheon-ssi" jawab Eunseo dan Bona bersamaan, Eunseo menoleh kepada Bona sebentar

"Aku udah tau pas tadi pagi baca berkas kamu" balas Bona yang langsung mengerti dari tatapan mata Eunseo

"Sebentar ya saya mau siapin kebutuhan nya Soeun sama Seulgi" gak pake lama












"Dah semua, untuk Bu Yoona dan Pak Daesung saya sangat menghormati kalian apalagi dalam hal seperti ini kalian sudah memiliki banyak pengalaman dalam mengurus bayi mengingat Kang Hyewon yang sekarang sudah duduk di bangku SMP. Maka dari itu saya menyerahkan anak pertama saya Son Seulgi kepada kalian selama 10 tahun, pesan saya tolong jaga Seulgi dan jangan pisahkan kami dari anak kami" jelas Bona dan sebisa mungkin ia menahan air matanya

"Saya menerima anak anda dan berjanji merawatnya denga penuh kasih sayang Bona-ssi, seperti kami merawat dan menyayangi anak kami Hyewon. Seperti itulah kami akan menyayangi anak anda" balas Daesung

"Tenang saja nak, ibu pasti akan memberikan video lucu perkembangan Seulgi lalu menghubungi mu via video call. Pastinya ibu juga berjanji saat ia berumur 8 tahun setengah ibu akan menjelaskan alasan dirinya berada di rumah kami" imbuh Yoona

"Dan untuk kalian...." Bona kini menatap pasangan muda Soobin-Arin

"Tenang ka, seperti apa yang dikatakan Pak Daesung dan Bu Yoona. Seperti itulah kami akan menjaga Soeun" jawab Soobin lalu mendekap Arin

"Hhh! Aku percaya kepada kalian"-Bona

"Tenanglah ka, kami bahkan sudah memilik anak sekarang" pernyataan dari Arin barusan sontak membuat seisi rumah disana terkejut

"Benar yang dikatakan Arin, nama anak pertama kami adalah Park Jisung. Dia baru berumur 4 tahun tetapi sudah kelas satu SD, sungguh Jisung adalah anak yang pintar sepeti ibunya" Soobin menjelaskan dengan bangga nya

"Eyy jangan salah, anak ku juga sudah pintar walaupun masih bayi. Tetapi percayalah titisan seorang Kim Jiyeon dan Son Juyeon juga memiliki otak yang tidak kalah brilian dengan anak mu itu" lagi lagi Eunseo membuka suaranya

"Ya ya bibit unggul" Jiheon membalasnya
"Sudah bukan? Jika sudah selesai mari kita akhiri" lagi sambung Jiheon

"Baiklah kalau begitu, ingat pesan ku ya" jawab Bona melelemah

"Tenang sayang, Seulgi aman bersama keluarga kami" Yoona mendekati Bona lalu memeluknya, ia sangat sadar dan tahu betul bagaimana rasanya jauh dari seorang anak

"Benar ka, Soeun juga akan aman bersama kami" diikuti dengan Arin yang memeluk Bona

"Mari" lagi Jiheon membuka suaranya

"Udah kamu di dalem aja ya jagain Yerim, biar aku anter mereka keluar" dengan perhatian bapak Son yang terhormat ini membiarkan untuk Bona menangis sendirian didalam. Sebab Eunseo sudah tidak tega lagi ketika Bona harus melihat anak nya dibawa oleh orang lain. Walapun itu guru dan sahabat lamanya, tetap saja ada rasa tidak rela bukan?

29/01/2022

TRIPLETS [🔚]Where stories live. Discover now