⏂⃟Chapter 3 ( Berdansa Dengan Kematian)

780 87 16
                                        

" kehidupan selalu memiliki arti didalamnya, namun apa arti kehidupan bagimu, [Name]? "

ᯅ ׅ▬▭ ׄᯅ ׅ▬▭ ׄᯅ ׅ▬▭ ׄᯅ ׅ▬▭ ׄᯅ ׅ ▬▭ ׄׄᯅ
Viva fantasy hanya milik Bang ElestialHD, Saya hanya meminjam karakternya.
-
-
-
Jangan meng-copy alur cerita di sini, karna nyari alur cerita itu pake otak bukan pake dengkul.
OOC,Typo,Cringe. akan berusahakan diperbaiki
-
-
-
Terimakasih atas support-nya! akan selalu rajin up jika tidak ada kendala~ follow ig aku donk! zzahputrr._ tar follback! ;D

let's gooo-!!
-
-
-
-

Berdansa dengan kematian
episode 3 Berdansa Dengan Kematian, Here we go again! .

"

kalau lu datang kesini buat balas dendam ke putra Diamond , Dia sudah tiada okay? dan jangan libatkan Liko ke dalam semua ini " Genah menatap kearah Calvin Untuk memperingati setidaknya

" Balas dendam? Ayolah! balas dendam untuk apa? Karena diamond udah ngelantarin kita semua? " Calvin menjawab dengan sinis, Entah apakah dia masih memiliki dendam atau tidak Dia hanya mengatakan apa yang ada dihatinya

" Dia lakuin itu untuk kebaikan kalian semua! udahlah, Lupain hal yang sudah lalu " Nasehat Genah sekali lagi untuk Calvin

Calvin tertawa, " Hal yang sudah lalu, hmm..oh kayak pas lu kabur dan ninggalin Spade dan Heart? " Nada licik itu muncul, Membuat suasana makin tegang dan tidak beraturan.

Entah karna suasana mencekam, [Name] memilih kabur dari tempat itu dan pergi keluar dari istana Vermillion.

Tidak terasa kakinya membawa dia menuju kesatu rumah yang hancur dan terbakar hangus.

" Api.." Guman [Name] menatap kobaran api itu

" Api.. api, tapi itu bukan api biasa..?"

Seolah terlalu lama menatap api itu, [Name] berada kedunia lain. Dunia dengan aura lebih mencekam, dan seramnya kota didunia ini terbalik.

" Kita ketemu lagi, Manusia-ku" Ujar suara seseorang yang berada didalam kegelapan.

[Name] mencoba menoleh kearah asal suara namun tidak menemukan siapapun.

" aha, kamu pasti mencariku kan? tidak perlu, kita akan bertatapan kok" Suara cekikikan dikeluarkan oleh orang itu.

" Kamu berbicara seolah mengenalku saja"

Sosok Itu tertawa kecil dan kemudian menghela nafas kasar, " seperti yang aku duga, ha.. diriku, cepat atau lambat kamu akan menyadarinya."

[Name] cuman bisa terdiam, meski Ia merasa sesak berada ditempat seperti ini tapi [Name] sangat penasaran dengan sosok yang berbincang dengannya.

" mungkin suatu saat nanti Dia akan menceritakannya padamu dan aku harap, aku bisa menemuimu sebelum Rencana itu terjadi"

Dan setelahnya pandangan [Name] mengelap, seolah [Name] tidak bisa mengendalikannya tubuhnya lagi.

Sekilas Ia melihat sebuah sosok yang tersenyum kearahnya.. tapi dengan sayap yang besar berada dipunggungnya dan juga dipenuhi bercak darah.

" sampai ketemu lagi, [Name]-ku"

[Name] menatap kearah sekitarnya, melihat Ia berada didepan istana Vermillion. Segeranya, Ia pun langsung memasukinya dan sepertinya mereka masih berdebat.

[SLOW-UP] THREE⏂⃟ViFan S2 x Reader! Where stories live. Discover now