~Author POV~
Jam menunjukan pukul 6:30 pagi, seorang gadis manis tetapi gendut sudah selesai bersiap-siap untuk pergi kesekolah. Gadis itu adalah Deana Larasati . Dia sangat hobi sekali bermain di dunia maya. Setiap kegiatan apapun yang dia lakukan pasti akan langsung di post ke akun-akun medsosnya.
"Dean,ayo turun cepat ini udah jam berapa ? Sarapan dulu , nanti terlat loh" Teriak mamahnya dari bawah lebih tepatnya ruang makan.
"Iya mah,bentar ini juga mau turun" jawab Deana yang kemudian langsung keluar dari kamarnya tanpa lepas dari benda segi empat panjang tersebut. Dia berjalan menuruni anak tangga sambil tetap fokus kepada benda segi empat panjang itu. Sangking asiknya tiba-tiba....
Bukkkk...
"Adaw sial" maki Deana sambil mengusap-usap pantatnya akibat jatuh tadi. Tiba- ada langkah mendekat dengan tawa khasnya.
"Jhahahhaaha kenapa lo ? " tanya cowok itu, yap dia adalah kakak Deana namanya Reno Pratama.
"Ck. Udah tau gue jatuh gini pake nanya lagi" sungut Deana masih mengelus-elus pantatnya yang sakit.
"Jhahahaha makanya tu badan jangan gede2, udah badan lo gede jalan pake dengkul lagi jhahaha" ujar Reno tertawa menggelegar.
"Sial!!!" maki Deana
"Jhahaha makanya jalan tuh pake mata, fokus jangan yang lo liat tuh hp lo mulu jhaha" ujar Reno
"Diem lo !! Gue jitak pala lu kak" teriak Deana sambil mengejar Reno yang lebih dulu lari ke ruang makan.
Walaupun mereka sering bertengkar tapi sebenernya mereka saling sayang kok :-)
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
~Deana POV~
Namaku Deana Larasati, keluargaku memanggilku Dean. Umurku 17 tahun, sekarang gue duduk dikelas 1 salah satu SMA favorit dijakarta. Dari aku kecil aku adalah orang yang pediam, aku termasuk orang yang berprestasi, banyak Penghargaan yang aku terima dari SD sampai SMP, mulai dari lomba nyanyi, mata pelajaran maupun menggambar. Fisikku bisa dibilang sangat jauh dari kata cantik. Aku mempunyai postur badan yang gendut, untung saja aku agak tinggi jadi tidak terlalu seperti bola,ck karena fisiku yang gendut aku dipanggil endut sama teman-teman sekolahku. Itu dia yang membuat aku minder saat dekat-dekat dengan kaum adam, eeeiiits tapi semenjak aku dapat kado dari mamah dan papah diulang tahunku yang ke-16 tepatnya 1tahun yang lalu, aku mulai percaya diri dengan penampilanku, aku mendapat benda segi empat panjang yang aku ingini sejak dulu. Smartphone itu adalah hadiahnya. Tetapi walaupun aku baru punya smartphone aku tidak sekudet itu ya. Banyak teman-temanku yang mengajariku, sampai teman-temanku memperkenalkan aku dengan yang namanya media soaial. Semenjak itu aku sangat suka bermain sosmed entah itu chatting atau fb dll karena hal itu yang membuat aku mengenal kaum adam terutama dia Fajar Ramadhan kakak kelas 3 disekolahku yang tiba-tiba ngajak chatting aku dan disitu kami mulai dekat.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Hay readers ini cerita pertamaku loh . jhhahaha maaf kalo ceritanya tidak sesuai yg diharapkan readers. ayok Vote kalu mau ini cerita dilanjut :-)
Salam hangat untuk smua :-D
VOCÊ ESTÁ LENDO
THE LIE
Romance"Cinta tidak harus memiliki, jika orang yang aku cinta bahagia dengan sahabat aku sendiri , aku akan ikut bahagia juga ," ~Deana Larasati~ "Cinta ini membingungkan kadang aku berfikir siapa sebenernya orang itu ,orang yang selalu perhatian sama aku...
