Prolog

221 2 0
                                    

Ok teman perkenalkan namaku Sekar ayu Puspita aku berasal dari sebuah kota kecil yang ada di provinsi Jawa tengah yaitu Wonosobo. Disini lah aku tinggal dan di besarkan. Saat ini aku sekolah di salah satu SMA favorit di kota ini dan aku saat ini kelas x yang artinya aku baru masuk. Aku berasal dari keluarga yang biasa saja ayah ku seorang TNI dan ibuku adalah seorang pedagang rumahan. Aku mempunyai seorang kakak ia adalah Melly Nirma ia saat ini kuliah di salah satu universitas di Yokyakarta.
Oke cerita ini di mulai saat aku baru masuk di SMA tersebut lebih tepatnya pada masa MOPDB. Saat itu aku bertemu oleh seorang kakak kelas dengan badan yang tegap dan berpostur tubuh tinggi. Saat itu kulihat ia sedang berada di perpustakaan. Semenjak kejadian itu aku sangat penasaran dengan orang itu ya hanya sebatas penasaran awalnya. Dan berharap bisa melihat orang itu lagi. Tapi sayangnya aku tidak pernah melihat orang itu lagi sampai masa MOPDB selesai.
Hari pertama selesai di situ para murid mulai mencari kelas yang akan mereka tempati, begitu pula dengan ku. Ternyata aku masuk kelas x IPA 1 di situ aku berkenalan dengan teman teman sampai akhirnya aku bertemu dengan Nadia dia adalah teman yang akhirnya duduk dengan ku. Aku merasa kami cocok karena kami bisa langsung akrab . Kami pun mencari tempat duduk dan mulai bercerita tentang masa SMP .
Akhirnya sekolah pun selesai dan kami pun aku dan Nadia memutuskan untuk pulang bersama karena arah rumah kami searah. Saat jalan pulang keluar sekolah kebetulan kami lewat di depan perpustakaan. Di sana aku berharap bertemu dengan lelaki yang aku temui di depan perpustakaan beberapa hari yang lalu. Ternyata Tuhan sedang berpihak kepada ku ternyata dia ya si cowok perpustakaan itu ada di sana . Ia sedang membaca buku aku sangan senang melihatnya sampe sampe aku tidak sadar kalau aku tersenyum sendiri. Semenjak kejadian itu aku mulai menyebutnya si cowok perpustakaan emang lucu si tapi gak papa lah biar ingat terus wkwkwk. Entah kenapa sejak kejadian pertemuan ku pertama dengan dia itu membuatku terbayang terus ya walaupun tidak ada yang spesial dengan pertemuan kami. Entah kenapa aku selalu kagum atas semua yang dia miliki mulai dari postur tubuh yang tegap, ekspresinya pokoknya semua yang ada darinya. Semenjak itu aku selalu berharap setiap hari bertemu dengannya dan tau tentangnya. Tapi entahlah aku hanya bisa berdoa. Semoga Tuhan mau mengabulkannya.



Sekian dulu ya teman. Maaf ya kalau jelek maklum lah amatiran ini baru pertama kalau nulis cuma iseng si. Ini sebenarnya kisah asliku si semoga kalian suka dan tunggu part selanjutnya.
Selamat membaca

Takdir yang menentukanWhere stories live. Discover now