1

2.1K 209 37
                                        

Setelah Jiyong mengatakan bahwa dia mencintai Lisa akhirnya Jiyong pergi dari rumah sakit itu. Tidak menatap kebelakang sama sekali. Sebenarnya Jiyong merasa bersalah. Perasaan nya tak menentu sekarang. Dia kesal, marah, sedih dan dilain sisi dia ingin berbalik untuk memeluk Lisa, tapi dia tidak bisa melakukan hal itu lagi. Entah karna apa.

Sedangkan Lisa? Gadis itu kembali menangis dan kembali menyesali segala perbuatannya. Jika dia tidak berbohong maka kejadian seperti ini tidak akan pernah terjadi. Dia tau Jiyong mencintainya tapi ada sedikit kesedihan dan kekecewaan disana.

1 hari

2 hari

3 hari

1 minggu

1 bulan

Lisa melaluinya dengan murung. Tidak ada semangat lagi dalam hidupnya. Tapi dia menutupi hal itu dengan sangat baik. Bahkan Mino, Hanbin dan Bobby tertipu oleh kepura puraan adik mereka.

Hari ini ruang latihan Blackpink hanya terisi Lisa didalamnya. Member lain mempunyai kegiatan masing masing. Tapi tidak dengan Lisa. Belakangan ini jadwal Lisa seperti dikurangi oleh Yang Sajangnim. Pria tua itu seperti benar - benar memusuhi Lisa karna masalah itu.

"Hah,, padahal aku baru latihan 2 jam, tapi kenapa badan ku terasa lelah dan sakit?"

Belakangan ini dia merasa mulai gampang lelah. Dia tidak tau apa yang terjadi padanya. Nafsu makannya menurun, energinya yang biasa mengebu gebu juga menurun drastis. Lisa tersiksa? Tentu saja. Dia merasa dirinya sekarang ini sangat lemah.

Sedangkan di studio Jiyong sedang menahan emosinya yang belakangan ini tidak stabil. Pria itu menjadi sering emosi. Dan saat ini yang menjadi sasaran emosi pria itu adalah Mino dan Seungri.

"Aku sudah mengatakan jika ini di ubah kan aransement nya? Kenapa masih seperti ini? Kau benar benar bekerja tidak sih?" seru Jiyong pada Mino

Mino hanya diam. Pria itu tidak tau apa yang harus dikatakan lagi pada Hyung kesayangannya itu. Dia sudah merubah aransement lagu itu 5 kali dan semua itu di tolak oleh Jiyong entah apa alasannya.

"Aku akan merubahnya lagi Hyung dan besok aku akan memberikan finalnya padamu." ujar Mino dengan suara emosi yang ditahan

"Kalau tidak ada lagi aku permisi Hyung. Aku harus menemui Lisa sekarang."

Mendengar nama Lisa membuat seorang Kwon Jiyong kaku. 1 bulan setelah kejadian di rumah sakit itu Jiyong benar benar tidak pernah melihat Lisa lagi. Bahkan jika Jiyong melewati ruang latihan Blackpink Jiyong hanya akan menemui Jisoo, Jennie dan Rose, tidak dengan Lisa. Jiyong sebenarnya penasaran tentang keadaan gadis itu. Tapi Jiyong tetaplah Jiyong yang mempunyai pendirian dan gengsi yang sangat besar.

----

Mino sudah berada di ruang latihan Blackpink dan melihat Lisa yang duduk bersandar di kaca. Mino tau sebenarnya Lisa menutupi semua masalahnya. Mino tau gadis itu pura pura tersenyum, pura pura semangat dan semua yang dilakukan gadis itu hanyalah sebuah kepura puraan. Tapi Mino diam, dia ingin Lisa yang membuka semua kepura puraan itu padanya bukan dia yang memaksanya.

"Kenapa dengan wajahmu itu Oppa? Habis dimarahi oleh seseorang?" tanya Lisa ketika melihat wajah murung Mino

"Hmm.." hanya gumaman yang diberi oleh Mino tidak ingin membahas nya terlalu jauh

Lisa diam. Tidak tau ingin membahas apa. Karna saat ini dia juga sangat malas untuk membahas apapun sebenarnya.

"Kenapa kau terlihat sangat lelah? Apa kau sakit? Wajahmu juga sedikit pucat." ujar Mino setelah memperhatikan wajah Lisa

"Benarkah wajah ku pucat Oppa? Aku hanya lelah. Aku tidak sakit. Tapi entah kenapa belakangan ini aku memang lebih cepat lelah." keluh Lisa pada Mino

"Mau aku antarkan ke rumah sakit untuk cek? Kau terlihat tidak baik baik saja Lisa." ujar Mino dengan wajah khawatirnya

"Tidak. Aku baik baik saja Oppa. Oppa bisakah kau mengantarkan ku ke dorm sekarang? Sepertinya aku butuh istirahat."

"Kau tidak baik baik saja Lalisa Manoban. Sebenarnya apa yang terjadi antara kau dan Jiyong Hyung? Kalian bertengkar?"

"Aku baik baik saja dan tidak ada terjadi apapun di antara kami. Kami sudah berpisah secara baik baik, jadi jangan pernah membahasnya lagi. Kau ingin mengatarku atau tidak? Jika tidak maka aku akan menggunakan taxi saja." kesal Lisa

"Oke aku antar."

Mino sebenarnya sangat khawatir dengan keadaan gadis itu. Dia tau apa yang terjadi antara hobae dan sunbae nya. Tapi dia tidak bisa melakukan apapun terhadap mereka. Lisa dan Jiyong adalah dua manusia keras kepala yang pernah Mino temui. Manusia yang gengsinya terlalu tinggi. Menutupi segala kerinduan mereka dengan cara yang lain.

Lisa berjalan dengan menundukkan kepalanya. Gadis itu menggunakan hoddie kebesarannya untuk menutupi badan kurusnya. Sedangkan Mino berjalan dibelakang gadis itu seperti seorang bodyguard yang siap menangkap kapanpun artisnya yang akan jatuh itu. Dia bahkan menghalangi beberapa orang yang akan Lisa tabrak.

Sesampainya di pintu belakang, Lisa berhenti. Hujan. Dan hujan selalu mengingatkan dia dengan seseorang. Dia ingin menari dan menumpahkan air matanya seperti dulu lagi ketika hujan turun, tapi saat ini tubuhnya tidak bisa diajak kompromi. Lisa pasrah ketika Mino menyeretnya untuk masuk ke mobil yang akan membawa mereka kembali ke dorm Lisa.

Dan semua kejadian itu dilihat oleh Jiyong. Jiyong melihatnya lewat jendela dari studionya.

**** TBC ****

Maaf jika penulisan dan ceritanya tidak sesuai harapan. :') mungkin boleh dikasih masukannya dimana kekurangannya. terima kasih. :):):)

Kiss The Rain SquelTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang