Semua pun segera menuju ke kamar Fatim, Fateh, dan Muntaz. Karena takut terjadi sesuatu.
Semua pun sampai di kamar Fatim, Fateh, dan Muntaz. Saat membuka pintu mereka semua terkejut. Karena melihat Fatim tergeletak dilantai.
Umi : "Astaghfirullah, Fatim! Fatim, kamu kenapa? Bangun nak." (Menangis)
Saaih : "Mendingan sekarang bawa Fatim ke rumah sakit dulu. Takutnya kenapa-napa."
Umi : "Iya, Atta siapin mobil ya."
Atta : "Iya, Mi."
Beberapa menit kemudian, mobil pun siap. Mobil pun langsung berangkat menuju rumah sakit. Muntaz merasa sangat bersalah. Jika tadi ia bangun lebih awal pasti ia bisa melerai kedua Kakaknya itu. Sehingga tidak terjadi hal seperti ini. Sajidah yang melihat Muntaz sedih pun mencoba untuk mendekati Muntaz.
Sajidah : "Taz, udah jangan sedih. Kak Fatim pasti gak kenapa-napa kok." (Tersenyum)
Muntaz : "Tapi, Kak, ini salah Muntaz. Kalau tadi Muntaz bangun lebih awal pasti Muntaz bakalan melerai Kak Fatim sama Bang Fateh. Biar gak terjadi hal seperti ini." (Menangis)
Sajidah : "Udah lah, Taz, itu udah terjadi. Kamu jangan pikirin lagi. Sekarang kamu jangan banyak dulu pikiran karena kamu belum sembuh."
Muntaz : "Iya, Kak."
Sajidah : "Kalau gitu Kakak tinggal dulu sebentar ya. Jangan kemana-mana."
Muntaz : "Iya, Kak."
Beberapa menit kemudian, Dokter pun keluar dari ruangan.
Dokter : "Untuk keluarga pasien bisa ikut saya ke ruangan saya?"
Umi : "Baik, Dok. Saya Ibunya."
Dokter : "Kalau begitu ikut saya sekarang ke ruangan saya."
Umi : "Baik, Dok."
Umi pun pergi ke ruangan Dokter. Sesampainya di ruangan Dokter, Umi menanyakan keadaan Fatim.
Umi : "Bagaimana keadaan anak saya, Dok?"
Dokter : "Anak Ibu tidak apa-apa. Anak Ibu hanya terkena sedikit benturan di kepalanya. Akan tetapi itu tidak membahayakan. Anak Ibu hanya perlu istirahat yang cukup saja. Dan hari ini anak Ibu sudah bisa pulang."
Umi : "Baik, Dok. Terima kasih. Kalau begitu saya permisi dulu ya, Dok."
Dokter : "Baik, Bu."
Umi pun kembali menemui Abi dan anak-anaknya.
Abqariyyah : "Gimana keadaan Fatim, Mi? Fatim gak kenapa-napa kan?"
Umi : "Alhamdulillah Fatim gak kenapa-napa kok. Dan hari ini Fatim udah bisa pulang."
All GH (Kec. FatFat) : "Alhamdulillah."
YOU ARE READING
I Miss Them
Fanfiction[ ON GOING ] Sinopsis Cerita ini menceritakan tentang seorang gadis yang bernama Fatim yang selalu kehilangan adik kesayangannya. Ia selalu bertanya-tanya, mengapa adik kesayangannya itu selalu hilang? Ia sudah berjanji, untuk menjaga adik-adiknya...
