Kourai & Hinata

8.6K 838 52
                                    

"mau kemana kau?" Tanya seorang pemuda bersurai hitam pekat bergelombang yg sedang duduk di kursi dengan meja bertuliskan Manager.

"Aku ingin ke kamar. Pekerjaanku sudah selesai" jawabku

"Oh, yasudah. Beristirahatlah" ucap pemuda itu  yang tak lain adalah kakakku.

"Ha'i" jawabku sambil meninggalkannya sendiri dengan tumpukan berkas.

Aku tinggal di gedung apartemen perusahaan tempatku dan kakakku bekerja. Kakakku seorang manager di salah satu cabang perusahaan terbesar di jepang dan aku bekerja sebagai asisten manager.

Perusahaan tempatku dan kakakku bekerja adalah perusahaan milik sepupu kami. Walaupun tak banyak yang tau tentang keluarganya.

Parahnya itu anak masih seumuran denganku. Kita masih sama-sama kelas 1 SMA. Iyaa aku tau dia SANGAT PINTARRRR tapi WTF!! Dia udah punya perusahaan sendiri dan itu perusahaan juga termasuk perusahaan terbesar di jepang.

Dan lebih gilanya lagi ketiga kakaknya juga masing-masing punya perusahaan sendiri dan ya benar saja semua perusahaanya juga termasuk perusahaan terbaik dan terbesar di Jepang. Jadi intinya mereka berempat monster dalam bisnis.

Tapi aku dan kakakku bersyukur mempunyai sepupu seperti mereka. Tak hanya pintar tapi mereka semua juga sangat baik. Walau tanpa kedua orangtua, Setiap kita berkumpul aku selalu merasakan kehangatan dalan keluarga ini yang penuh kasih sayang juga keluarga yang sangat ceria.

Terutama pada adik terkecil mereka. Dia adalah matahari dalam keluarga ini. Orang yang selalu bersinar sama seperti warna cerah senja rambutnya dan juga paras wajahnya yang terbilang sangat manis untuk seorang laki-laki.

Aku selalu mengaguminya. Sosoknya yang selalu bersinar bak mentari pagi. Aku juga belajar banyak darinya karena kita selalu bermain bersama sejak kecil. Kita pisah saat memasuki SMP karena aku harus pindah.

Meskipun dia sudah berpenghasilan sendiri, tapi dia tidak menyombongkannya. Bahkan aku yakin teman-temannya tak ada yang menyadari kalau dia adalah presdir dari salah satu perusahaan terbesar Karena sikap sederhananya.

Ya dia adalah sepupuku...

Hinata Shouyo.
.
.
.

Setelah selesai membantu kakakku, aku memutuskan untuk beristirahat karena sudah malam dan besok harus pergi sekolah. Setelah mandi aku berjalan menuju kamar dan berbaring di kasur berukuran double size. Belum lama ku berbaring melemaskan seluruh tubuhku, tiba-tiba suara dering ponsel berbunyi.

"Siapa yang telfon malam-malam begini?" Batinku lalu melihat nama panggilan pada layar ponsel. "Eh? Yuki-ani? Ada apa?"

"Moshi-moshi. Yuki-ani? Ada apa?"

.... .........

"Ahh tidakk. Aku baru saja selesai. Kalau aniki masih ada di ruang kerja. Mau kupanggilkan?"

...... . .......

"Eh? Shouyo? Kenapa? Ada apa?"

........ ......  .......

"EHH??!! Rumah sakit? Apa yg terjadi? Gimana keadaannya sekarang?

....... ........

"Ahh souka,, okee. Akan kukabari aniki juga. Arigatouu yuki-ani"

........ ..........

Setelah mendapat kabar dari yuki-ani, aku langsung pergi menemui kakakku yang masih berada di ruang kerjanya.

"Anikiii!!!!!!" Panggilku setengah berteriak membuka pintu.

"Hem? Ada apa?" Tanyanya singkat tanpa mengalihkan pandangan dari berkas dan laptop di depannya.

BIG BOSS FAMILY!Место, где живут истории. Откройте их для себя