Annyeong jadi ini chapter terahir dari story in memory dan lihat vidio di atas agar kalian paham dengan alur dari crita I want to sleep ini
Happy Reading
siang tadi jungkook menghadiri acara penghargaan awards, pulang nya jungkook langsung ke rumah sakit karna merasa sakit di kepalanya semakin memburuk, bukan cuma hari ini sebelumnya juga sering hanya saja saat ini sakit yang teramat bahkan ia hampir pingsan saat acara penghargaan tersebut bukannya mengecek keadaannya, ia hanya meminta obat pereda rasa sakit
"Jungkook a apa kau di dalam?"
Seokjin terus menggedor pintu kamar mandi yang ada di kamar jungkook
"Yaaak ada apa dengan mu! Buka pintu nya jungkook a!"
Seokjin berniat menanggil jungkook untuk mengajaknya makan malam, alangkah terkejutnya Seokjin melihat keadaan kamar jungkook sudah seperti di serang badai, jungkook bukanlah anak yang malas untuk bersih-bersih ini pertama kalinya Seokjin melihat kamar jungkook seperti ini
Dan seketika ia panik melihat darah yang berceceran di lantai menuju kamar mandi dan ia mendengar suara shower dan samar-samar mendengar suara rintihan
"Jungkook a!"
berulang kali Seokjin memanggil jungkook dan mencoba membuka pintu namun tidak ada jawaban, sedangkan di dalam kamar mandi jungkook yang berusaha untuk bangkit namun masih terjatuh tangannya yang gemetar tidak mampu menopang badannya dengan darah yang terus mengalir dari hidung nya
"Jungkook a gwenchana? Ani kau pasti tidak baik-baik saja, yaakk katakan sesuatu"
"Hyung tolong selamatkan aku"
Jungkook tidak bisa mengeluarkan suara nya, ia larut dengan rasa sakit nya dan terus meringis menahan sakit
"Jungkook a menjauhlah dari pintu, hyung akan dobrak pintu ini, 1 2 3"
Bruukkk
"Yaak jeon jungkook! Kau knapa? Hey bangunla buka mata mu ku mohon"
Seokjin panik melihat jungkook yang sudah terbaring di lantai, ia langsung membawanya ke rumah sakit
Cukup lama Seokjin menunggu akhirnya sang dokter keluar dari ruang ICU dan mengajak Seokjin ke ruangannya sesampainya dokter mengatakan geger otak yang jungkook alami selama hampir dua tahun terakhir semakin mengembang dan membentuk tumor otak
"Saya sendiri bingung dulu jungkook sering chek up tapi sekarang dia hampir tidak pernah datang ke sini lagi saya pikir dia sudah membaik tapi baru sore tadi di datang ke sini dan meminta obat perada rasa sakit"
"Jadi sejak kapan tumor itu bersarang di kepalanya?"
"Sudah cukup lama, dan saat ini sudah memasuki tahap stadium dua'
Seokjin bungkam, benar-benar tidak mengerti mengapa jungkook tidak memberitahu nya hal sebesar ini
"tolong katakan padanya agar secepatnya melakukan pengobatan sebelum semuanya terlambat"
Paginya jungkook terbangun dari pingsan nya semalam pandangannya masih memburam, ia mencoba menetralisir kan pandangannya sampai berfokus dan ia menoleh ke kanan mendalati Seokjin yang menatapnya tajam
"Hyung"
"Kau masih ingat aku?"
"Apa yang terjadi dengan ku, knapa aku di sini"
"Aku yang bertanya padamu, sejak kapan kau menyembunyikan ini semua dari ku, kau pikir kau bisa hidup sendiri di dunia ini? Tidak membutuhkan orang lain?
"hyung "
"Kanker otak stadium dua"
"Mwo?"
"Itu yang di katakan dokter, apa kau menyukainya? Apa penyakit itu menyenangkan? Aku benar-benar bingung dengan pikiranmu kau pasti merasakan sakit tapi kau tidak mau memberitahu ku, ku kecewa padamu, ku pikir kau menganggap ku sebagai Hyung mu, tpi kau mengingatkan ku bahwa aku bukan siapa-siapa mu" Seokjin pun berlalu pergi dari kamar jungkook setelah ia memarahi jungkook
VOUS LISEZ
i want to sleep (END)
Nouvelles⚠ REVISI BERJALAN "Apakah happy ending itu nyata? Atau hanya mitos agar aku semangat dalam menjalani hidup? Banyak drama yang aku tonton dan itu berahir dengan happy ending, apa itu juga akan terjadi pada kisahku dan kamu?"-jungkook "akan aku pasti...
