taehyung datang tergesa menuju kamar sooyoung yang berada dilantai 2, pikirannya kalut tak sabar bertemu dan merengkuh wanita yang selama ini membuatnya khawatir
taehyung membuka pintu perlahan, melihat wanita yang menjadi sumber kebahagiannya meredup seketika membuatnya tampak tak berguna bagi wanitanya..
"hai" satu kata yang berhasil membuat luluh pertahanan sooyoung untuk tak menangis kembali didepan lelakinya, ia ingin rengkuh pundak yang selalu bersamanya namun dengan tangan ter gips itu membuatnya berkecil hati.
taehyung memeluknya dari belakang, menematkan tangannya pada tangan sooyoung dan mengelusnya perlahan
"pasti ini sakit.." tanya taehyung lembut dengan posisi yang sama, ia hanya mengelus tangan sooyoung yang berbalut gips itu perlahan kemudian membalikkan tubuh sooyoung dengan gerakan lembut
sooyoung terkesiap, ia hapus sisa air matanya dengan kasar kemudian menatap mata lentik itu bergantian, wajah lelakinya terlihat lelah, hampir sama seperti dirinya. Sooyoung usap bawah mata lelakinya itu dengan tangan tanpa balutan gips, tak ada emosi atau air mata, sooyoung terlihat tenang saat mengusap bagian bawah mata sang lelaki lalu kemudian baru terlihat guratan khawatir dari air muka sooyoung.
"oppa kelihatan sangat capek.." ujar sooyoung masih dengan posisi mengusap bawah mata lelakinya, taehyung mengangguk pelan, karna jujur ia lelah melakukan perjalanan world tournya selama berbulan bulan tak menginjakan tanah kelahiran wanitanya.
taehyung bergantian mengusap air muka sooyoung yang mengerut sedih, mata wanitanya masih sangat terlihat basah, dengan pipi yang terlihat menirus seiring mereka melakukan video call dan tatapan meneduh sooyoung membuat taehyung ingin merengkuh erat erat tubuh ringkih ini.
"oppa tidak capek jika sudah bersamamu.." ujar taehyung setelah berhasil merengkuh tubuh sooyoung dalam dekapannya, kini taehyung mengelus punggung ringkih yang selalu ia rindukan ini, tubuh sooyoung bergetar tangisnya keluar begitu saja membuat taehyung sigap menenangkannya
"그웬차나 (gwaenchana) sooyoung-ah" ujar penenang taehyung untuk sooyoung agar tubuh yang terus bergetar itu kembali tenang, taehyung lepas rengkuhannya kemudian merengkuh wajah sooyoung dan menatap sooyoung kembali, taehyung hapus sisa air mata wanitanya kemudian mengelus pipi sooyoung
"bukan semua kesalahanmu soo, ini tidak bisa terprediksi jadi jangan salahkan dirimu lebih dalam lagi"
"kamu bukan satu kesalahan soo"
"berhenti menyakiti dirimu sendiri.."
"dan jangan pernah mencoba berpikir meninggalkanku soo"
.
.
.
keadaan menjadi lebih tenang, taehyung tampak nyaman merengkuh tubuh hangat sooyoung dalam dekapannya, sooyoung tertidur setelah banyak menangis dan bercerita tentang kecelakaan itu pada taehyung.
"oppa juga harus tidur.." suara serak sooyoung menggugah taehyung yang sedang melamun, taehyung elus pelan kepala sooyoung agar wanitanya kembali tidur
"iyaa oppa akan ikut tidur, kau tidurlah juga..." taehyung kecup kepala sooyoung setelah mengucapkannya dan mensusul sooyoung untuk tidur juga
"good night sooyoung-ah"
"saranghae (그웬차나)"
YOU ARE READING
Better Then [VJOY]‣
Fanfiction[FAN FICTION] dont bring this to real life ! I fall down, and i go up just ; taehyung joy universe
![Better Then [VJOY]‣](https://img.wattpad.com/cover/251383916-64-k926017.jpg)