22. Masalah

142K 8.3K 225
                                    

Bad Boy Behind The Glasses
22. Masalah

Bukankah kamu mengatakan bahwa kamu akan menjagaku? Jadi kenapa aku harus takut jika kamu berada di dekatku?~~~~~

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bukankah kamu mengatakan bahwa kamu akan menjagaku? Jadi kenapa aku harus takut jika kamu berada di dekatku?
~~~~~

PONSEL Rasya lagi-lagi berdering, membuat lelaki itu terpaksa menepikan mobilnya. Lelaki itu merogoh saku celananya. Ternyata itu telpon dari Elis. Segera Rasya mengangkat telpon tersebut.

"Hallo tante," sapa Rasya.

"Iya, hallo Rasya. Keyla lagi sama Rasya kan?" tanya Elis.

Rasya menoleh ke kursi samping. Di sana Keyla masih tertidur dengan pulas. "Iya tante, Keyla sama saya," jawab Rasya.

"Tante boleh minta tolong temenin Keyla nggak? Di rumah lagi sepi, cuma ada satpam aja. Tante takut Keyla kenapa-napa kalau sendirian," kata Elis. Ada nada cemas dalam perkataannya itu.

Rasya pun menyetujuinya tanpa berpikir lagi. Lagian ini masih pukul setengah tujuh, dan kumpul-kumpulnya bersama geng abstrax juga masih lama —sekitar jam dua belas. "Ohh, oke tante."

"Makasi ya Ras. Tolong jagain Keyla, akhir-akhir ini dia sering ketakutan," ujar Elis.

"Iya tante."

Sambungan telpon pun terputus.

Rasya kembali menoleh ke samping. Keyla masih tertidur pulas. Lelaki itu pun menarik selimut yang menyelimuti tubuh Keyla. Gue baru sadar kalau dia imut, batin Rasya. Beberapa saat kemudian Rasya tersadar dengan pikirannya. Dih, gila lo ya? Ngapain lo muji Keyla? batin Rasya.

Lelaki itu pun hendak kembali melajukan mobilnya. Namun suara telponnya pun kembali terdengar. "Siapa lagi sih?" gerutu Rasya kesal. Ia melihat layar ponselnya. Itu dari Marchel.

"Kenapa?" tanya Rasya.

"Gawat Nan! Geng garuda dateng ke tempat kita. Mereka bawa pasukannya banyak banget, katanya kalau lo nggak dateng secepatnya mereka bakalan nyerang kita. Ada Gavin juga Nan," ujar Marchel dengan nada panik.

"Lawan aja! Kenapa lo panik? Biasanya juga mereka kalah," ujar Rasya santai.

"Nggak bisa Nan, kita kalah jumlah, mereka bawa semua pasukannya sedangkan di sini cuma ada gue Rey, Leo, Mike dama Radit. Lo tau sendiri Mike nggak bakalan mau ngebantuin kita, dia bakalan nontonin kita pas lagi pukul-pukulan sambil ngoceh siapa yang bakalan menang. Sedangkan Radit—"

"Nggak usah ngomongin dia. Gue udah tau dia nggak bakalan mau bantu," ujar Rasya. "Gue lagi sama Keyla ini, masa iya gue bawa dia ke sana, lo telpon anggota geng yang lain, suruh semuanya ke sana. Gue anter ni cewek pulang dulu," kata Rasya.

Bad Boy Behind The Glasses Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang