7. Kuasa (2)

1.1K 96 13
                                    

   

"Lagi! Lagi!"

Panglima Pyrapi mengajarkan Blaze tuk berlatih mengawal kekuatannya.
  Sebuah percikan api keluar dari tangannya ketika ia meninju udara. 

  "Waaah!! Kuasa Api!! Bestnya!!" Blaze gembira melihatnya. Tubuhnya semakin kuat setelah lama berlatih.

    Masing masing mereka dilatih oleh satu pasukan tersebut, atau juga bisa  dibilang dilatih oleh "Master"nya.

   Halilintar dilatih oleh Satriantar, Taufan dengan Kuputeri, Gempa dengan Hang Kasa, Ice dengan Maswais dan Duri dengan King Balakung. Hanya Solar yang belum dilatih. Dia hanya duduk di atas bebatuan besar. Termenung dan iri dengan saudaranya yang lain.

    "Hmm.. aku pulak macam mana Hang Kasa?" Tanyanya.

"Oh iya.. aku terlupa.. kejap"

Terpaksa ia menunggu giliran hingga mereka selesai. Solar hanya bisa berdiam diri.

    "Bagus Duri! Keluarkan ke semua tenaga kau! " Solar melirik ke arah kembaran dekatnya yang sudah bisa mengeluarkan Kuasa nya. Ketidaksabarannya meluap. Dia Iri.

Ia segera bangun dan mencoba untuk berlatih sendiri, daripada harus menunggu lama. Ia mengikuti gerakan salah seorang saudaranya ketika sedang dilatih oleh master nya.

  Setiap gerakan yang ia lihat dia tiru.
 
Hingga akhirnya keluarlah cahaya kuning yang panas dari pukulan tangannya.

"Waaah!!! Kuasa apa ni?" Kejutnya, sambil melihat kedua telapak tangannya. Tercengang.

    "Itu lah kuasa Manipulasi Cahaya yang berasal dari Power Sphera Gamma ni!" Hang Kasa menjawab soalannya. Sambil ditunjukkan kepadanya wujud power sphera itu.

   "Baiklah, Gempa sudah selesai tuk berlatih, sekarang aku akan ajarkan ko"

     "Ok!"

Solar sangat senang, akhirnya sekarang adalah gilirannya tuk berlatih mengawal Kuasa nya.

     Ketujuh saudara kembar sudah mendapatkan kuasa mereka masing masing.

    Halilintar mendapat kuasa elemental petir, Taufan mendapatkan elemental angin, Gempa elemental tanah, Blaze elemental api, Ice elemental Air/es, Duri elemental Tumbuhan, dan Solar elemental cahaya.

Mereka berlatih hingga sore hari.

    "Korang semua! Berkumpul!"

Hang Kasa menyuruh ketujuh Saudara kembar tuk berkumpul kembali berbaris berhadapan dengan pasukannya.
  
    "Sekarang, aku nak tengok mental dan kekuatan kamu masing masing sejauh mana kalian telah lama berlatih!" Jelasnya.
   
   Mereka bertujuh yakin dengan latihan kesungguhan mereka sejauh ini. Percaya diri.

   "Halilintar!! Taufan!! Maju ke depan!!" Hang Kasa menyebut nama Halilintar dan menyuruhnya pertama tuk maju. Halilintar agak malu. Sedangkan Taufan hanya senyum senyum sendiri, percaya diri.

    "Baik, tunjukkan kuasa yang selama ini Satriantar dan Kuputeri ajarkan pada kamu "

   "Be baik!" Hali agak grogi dilihat banyak orang di depan umum. Takut diledek. (mungkin:v)
   
   Halilintar dan Taufan segera memasang kuda kudanya. Hali mencoba tuk menghilangkan rasa malu. Mengingat semua memori yang telah diajarkan oleh gurunya. Lagipula, dia sangat mahir dalam silat di eskul sekolahnya.

Tarik nafas.

Kosongkan pikiran.

Fokus.
  
  BZZZZZTTTT!!!!!

Pemimpin (Boboiboy Gempa) COMPLETEDWhere stories live. Discover now