Part 35

55.7K 2.7K 33
                                    

Happy reading...

***

Giren telah tiba di mansion beberapa menit yang lalu. Tibanya di kamar notif dari Instagram muncul di layar hpnya. Saat ia membukanya ternyata itu adalah pesan dari Abizer. Ia memberi tahu Giren bahwa ia akan segera datang untuk menjemputnya.

Sebenarnya bisa saja Giren pergi sendiri, tapi ia masih tidak terlalu hafal jalanan di sini. Ia baru tau jalan di sekitar mansion, taman, sekolah, dan rumah sakit tempat ia cek up.

Setibanya tadi di kamar ia langsung mengganti baju.

Tok tok

"Non, ada teman den kembar yang cari non di bawah" Ucap bi Ani dari balik pintu.

"Oh iya bi, suruh tunggu sebentar" Balasnya.

Giren mengoleskan lip gloss di bibirnya lalu segera menyambar tas dan hpnya di atas kasur. Ia dengan tergesa gesa turun menuruni tangga.

Terlihat, Abizer yang sudah duduk di ruang tamu menunggu kedatangan Giren.

Terlihat, Abizer yang sudah duduk di ruang tamu menunggu kedatangan Giren

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

(Outfit Giren)


"Maaf nunggu lama"

"Engga kok–" Abizer terpaku akan penampilan Giren saat ini. 'Cantik' itu lah yang ia lihat saat ini.

"Bi?" Abizer masih termenung.

"BII!!" Panggilnya sekali lagi dengan suara yang lebih keras.

Abizer terkejut Iya langsung memalingkan wajahnya karena merasa malu.

"Lo kenapa liatin gue gitu"

"Ah– engga"

"Yaudah ayo"

"Kemana?"

"Ke bengkel lah, lo lupa?!"

"Oh iya ayo" Abizer lebih dulu pergi meninggalkan Giren.

Menurut Giren tingkah Abizer saat ini sangatlah aneh. "Bodo amat deh yang penting motor gue selesai di perbaiki. Dari pada pake motor bang Devan mulu, gak enak" Giren berjalan keluar menyusul abizar yang sudah berjalan lebih dulu.

Di perjalanan mereka masih terus diam. Tak ada yang membuka suara.

Sampai dimana tiba tiba Abizer mengerem mendadak motornya membuat Giren reflek memeluk Abizer.

"E-eh sorry, ada anak kecil mau nyebrang tadi"

"Udah dua kali lo bonceng gue selalu aja ngerem mendadak, sengaja ya lo, mau cari kesempatan dalam kesempitan kan lo" Giren menampol pundak Abizer kesal.

My Twilight Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang