014

65 5 0
                                    

H A P P Y R E A D I N G ❤️❤️

Tekan bintangnya ya gaiss,, Jangan lupa baca ceritaku yang lainnya.

Tetap semangat untuk menjalani hari -hari.
Stay dengan ceritaku.

Sorry for typo
Bilangin kalo ada typo

---------------

"Imutnya "pekikku girang melihat bayi merah yang sedang berada di gendonganku ini.

"Aduh, kamu minggir dulu" suruhku pada Andra agar menggeser duduknya sedikit.

"Aku mau lihat"

"Iya. Lihat, tapi jangan mepet juga kamunya. Yang ada debaynya sesak " tegurku pada Andra .

"Gak papa Bu" seru istri dari karyawan Andra. Yang bernama Anya.

"Panggil Mbak aja mbak, terlalu tua rasanya pas dengarnya" ucapku pada ibunya debay. Mbak Anya sedikit segan menatap Andra yang berada disampingku.

"Gak usah segan mbak, lagian dia santai aja kok mbak, iya kan An?" Seruku menoleh pada Andra yang sedari tadi bermain dengan Baby Ana.

"Eh? Iya " sahut Andra menatapku dan menatap Anya yang berada diranjang rumah sakit khusus pasien.

"Mbak tadi manggil Pak Andra dengan nama ya mbak?" Tanya Anya random. Aku pikir mbak Anya gak akan ke trigered dengan panggilanku pada Andra.

"Iya mbak" jawabku polos.

" Mbak aku minjam baby Ana dulu yak" ucapku meminta izin pada mbak Anya.

"Mau ngapain kamu" tanya Andra saat melihatku melakukan panggilan video pada kedua sahabatku.

Dan tak lama, wajah Lissa dan juga Dinda terpampang dilayar.

"Aa!!! SILAAA  " seru Dinda saat panggilan terhubung.

"Mulai deh Lo, kebiasaan banget Lo manggil gue dengan panggilan begitu ya. Nama gue Naysila bukan sila kampret"

"Mulutnya " tegur Andra padaku yang bermain dengan Baby Ana. Aku menampilkan muka menyesalku pada Andra dan juga pada Mbak Anya serta suaminya.

"Liat nih, imut kan. Na, kenalin ini Tante online kamu sayang" ucapku mengajak Ana bicara seolah Ana sudah mengerti ucapanku.

"Bayi siapa tuh? Lo nyolong anak orang ya?" Tuduh Lissa melihatku. Prediksiku salah, aku pikir mereka bakalan bereaksi sama sepertiku ternyata ekspetasiku tak sesuai dengan realita.

"Nyolong, Lo pikir anak kucing. Anak orang ini sahabat" sahutku tak terima.

"Eh? Itu yang duduk disamping Lo siapa?" Tanya Dinda menyadari ada keanehan.

"Yang mana?" Tanyaku bingung.

"Disamping Lo, gak sengaja gue liat lengannya" tanya Dinda.
Aku menoleh pada Andra.

"Oh, dia suami gue" seruku membuat mereka berdua terkejut.

"Sumpah demi apa Lo?" Teriak Lissa masih tidak percaya.

T E R P A K S A [END ]Where stories live. Discover now