Chapter 14

1 0 0
                                    

Seluruh anggota Pramuka sekarang sudah berada di hadapan api unggun yang masih menyala, terlihat beberapa anggota Ambalan memasukkan ranting-ranting ke dalam api agar tetap menyala

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Seluruh anggota Pramuka sekarang sudah berada di hadapan api unggun yang masih menyala, terlihat beberapa anggota Ambalan memasukkan ranting-ranting ke dalam api agar tetap menyala.

Semua berkumpul dengan kelompok masing-masing yang telah ditentukan sebelumnya, dan kelompok Aghniya berada dekat pohon pinus agak sedikit jauh dari api unggun. Api unggun sangat besar dan tinggi sehingga membuat suasana malam hari menjadi hangat, tapi jika berjarak sekitar 10 langkah akan terasa sangat panas.

Aghniya dan kelompoknya sudah siap menampilkan yel-yel mereka, tapi saat ini sedang menonton kelompok yang lain sambil menunggu giliran mereka.

"Reguku paling maju yes yes

Pinter-pinter siswanya

Reguku nomor satu

Regu melati namanya"

Kelompok pertama tampil ditemani kegugupan, dengan suara yang tidak imbang, ada yang cempreng ada pula yang serak-serak basah. Itu karena satu kelompok perempuan dan laki-laki disatukan.

Biasanya di setiap kegiatan Pramuka laki-laki dan perempuan dipisah, tapi kali ini berbeda. Karena memang ini ajuan permintaan dari anggota Ambalan.

Kelompok pertama mendapatkan tepuk tangan yang meriah, walaupun masih banyak sekali kekurangan, setidaknya mereka berani untuk maju paling pertama.

Dilanjutkan dengan kelompok kedua yang membawakan yel-yel dengan nada Satu Nusa Satu Bangsa.

"Kita penegak

Selalu berjuang

Pantang untuk menyerah,

Kita penegak

Pasti juara

Untuk nusa dan bangsa,

Berjuang paling depan

Mengabdi tanpa pamrih

Selalu gigih dan berdoa

Untuk kita semua..

Pergi ke pasar bersama Dina

Pulang ke rumah membawa kawat

Kami adalah kelompok Dua

Jangan kaget karena kita kuat!"

Kelompok 2 tampil sangat luar biasa, mereka sudah menyiapkan yel-yel dari beberapa hari sebelum kegiatan. Dan bentuk kesolidaritasan sangat tampak jelas dalam kelompok mereka saat mengucapkan pantun secara bersamaan dengan sangat lantang.

Hingga akhirnya kelompok Aghniya mendapatkan giliran untuk maju, yel-yel mereka disiapkan oleh ketua kelompoknya sendiri. Bahkan ide yel-yel terinspirasi dari sebuah kartun Jepang yaitu Doraemon.

"Kita pasti yang menang, Kita pasti yang menang. Ini itu musuh hilang, Kita kuat sekali. Semua.. Semua.. Semua.. Dapat ditaklukkan, pasti dapat ditaklukkan oleh kelompok 3

AQLAMWhere stories live. Discover now