open your ayes

659 47 1
                                        

Aku menunggu dengan sabar dibandara tempat dimana kepulangan kekasihku aku masih menunggu tiba tiba aku melihat kekasihku sedang mencari seseorang dan aku yakin itu aku

Aku berlari dan memeluknya sempat terhuyung beberapa saat tapi untunglah aku dan kekasihku masih bisa menjaga keseimbangan

Aku mengeluarkan air mata aku benar benar merindukannya aku merasakan dia membalas pelukanku aku tersenyum lalu melepaskan pelukanku lalu mencium pucuk kening kekasihku

"Ayo kita pulang"

"Hali aku ingin bicara"

"Eh?mau bicara apa?"

"Aku mencintaimu selalu dan selamanya"

Aku mengeluarkan air mataku lalu aku menutup handphoneku setelah melihat vidio lama kami aku merasa mulai tenang aku yakin dia masih ingat aku karena dia masih mencintaiku selalu dan selamanya

Aku menggengam kekasihku yang sekarang sedang terbaring lemah yang sudah 4 bulan ia koma dan itu karena dia menyelamatkanku dari tabrakan mobile

Aku mencium tangan yang dingin itu dan menempelkannya dipipiku.aku mengeluarkan air mata tangan ini dulu begitu hangat tapi sekarang sedingin es batu di Kutub Utara

Aku menenggelamkan kepalaku dikasur rumah sakit itu tiba tiba tangannya bergerak dan aku langsung mengangkat wajahku dan melihatnya

"Hei....kau mau membuka mata untukku kan?"

"Selamat tinggal"

Mata itu terbuka sebentar lalu menutup kembali dan disaat itu juga jantung taufan tak terdektesi sama sekali membuat hali langsung memeluk taufan

Ia tahu ini akan terjadi tapi ini terlalu sakit membuat halilintar mendapatkan sesak yang teramat sangat didadanya dan membuat halilintar sangat pusing untuk beberapa saat

"Taufan?"

"Taufan kau masih disana?"

"Taufan?!!!buka matamu!!"

Dan saat itu juga sebuah pelukan hangat dari arwah Taufan membuat hali mengerti ini akan menjadi pelukan terakhir dari sekian lama halilintar menunggu taufan

Halilintar langsung merosot dan terjatuh lalu mulai pudar dan melihat pintu terbuka dan menampilkan adiknya solar berlari kearahnya

Didalam mimpi aku merasakan pelukan itu lagi dan membuat aku menangis tapi tak lama kegelapan mengambilnya dan membuatnya terbangun lalu melihat solar sedang disampingnya

"Solar?"

Solar menoleh kearahku lalu menaruh sebuah foto dan itu foto aku dan Taufan aku menangis kembali aku yakin aku sekarang sedang jelek sekali wajahnya

"Hadiah dari Taufan itu"

Aku hanya bisa mengangguk lalu memeluknya dan menangis kembali

• BROKEN [one shoot] •COMPLETED•Where stories live. Discover now