Ngambek

3.7K 52 4
                                    

Semarang

Niken melepaskan puting susunya dari mulut danar, niken mengecup kening putranya yang telah tidur pulas, niken kemudian turun dari ranjang, dia mengancingkan lagi piyama tidurnya.

Niken mengambil hp yang tergeletak di nakas, niken mengecek aplikasi sosmednya, dia membalas komen-komen para teman-teman sosmednya, dia terdiam sesaat ketika melihat notifikasi like dari andi.

Niken membuka profil andi, tidak ada pembaruan apapun disana, status terakhir merupakan foto saat andi menggendong nanda 5 bulan lalu, niken mengetikan sesuatu di kronologi akun andi, namun tak lama dia hapus kembali.

Niken mengantongi hpnya, dia merasa perutnya keroncongan, niken keluar dari kamar, di dapur dia mengambil sebungkus mie instant, dan sesachet minuman coklat, setelah makanan matang niken membawanya ke ruang depan.

Niken membuka pintu kamar sebelah kamarnya, dilihatnya ibunya telah tidur, sejak niken pulang dari rumah sakit, ibunya tinggal di rumah niken, membantu niken mengurus danar.

Setelah mie instantnya habis, niken kemudian mengambil hpnya, dia mengirim pesan kepada suaminya, "kangen," hanya itu yang dia kirimkan, tak ada balasan dari suaminya

Entah kenapa dia mencari nama andi, niken menulis namun niken ragu saat ingin klik send, "ahh apaan sih, orang like aja pake dibales wa," baru saja niken ingin menghapus, dia dikejutkan oleh ibunya "kamu kok belum tidur nik,".

"Aduh kepencet lagi," niken jadi panik, chat untuk andi tadi gak sengaja dia kirim. "ibu kapan keluar kamarnya, bikin aku kaget aja," ucap niken.

Niken melihat jam dan matanya melotot, "ya ampun dah jam 2 pagi, aduh niken lu bener-bener gak ada ahlak ya" batin niken mengomel, niken segera melempar hpnya ke sofa.

"Kamu lagi nonton film horor ya nik," kok jadi kagetan gitu," tanya ibunya yang lalu pergi ke kamar mandi.

"Aduh ibu sih bikin kaget aja, duhh gimana nih, apa kata pak andi nanti kirim chat malam-malam gini," ujar niken bingung.

Niken mengambil hpnya lagi, dia kemudian membuka aplikasi whatsapp, pesan yang dia kirim untuk suaminya hanya centang dua berwarna gelap, sedangkan untuk andi sudah centang biru.

"Apa pak andi belum tidur?, aduh gw jadi ganggu orang deh,", namun chat yang niken kirim tadi tak ada balasan, niken menggigit bibirnya dia merasa malu sekali.

***

Jakarta

Rina terbangun ingin pipis, dia memicingkan matanya melihat jam alarm di nakas, baru jam 2 pagi, niken lalu pergi kekamar mandi.

Setelah pipis, rina kembali ke kamar, dia memeriksa nanda di boxnya, nanda lelap tidur, rina juga memperhatikan andi yang telah pulas, rina lalu naik ke ranjang dia membaringkan tubuhnya menghadap andi, dielusnya rambut suaminya, rina tersenyum melihat wajah andi yang tertidur pulas.

Tiba-tiba rina melihat cahaya di hp andi menyala bersamaan notifikasi whatsapp. rina penasaran, siapa yng tengah malam gini mengirim wa. rina menggapai tangannya mengambil hp yang tergeletak di nakas sebelah andi.

Rina memegang hp andi, dia usap kebawah, di layar depan ada notifikasi whatsapp beserta sebagian tulisan, niken?, seketika hati rina berdetak, niken siapa?, rina memandang wajah andi yang pulas.

Rina ragu untuk membuka hp itu, dia takut andi tersinggung. Namun rasa penasaran dan cemburu membuatnya berani membuka hp itu. Rina tau pasword hp suaminya, yaitu gabungan tanggal lahir rina, akbar dan nanda.

Terima kasih pak atas likenya, itu tulisan yang dibaca rina, "like apa?," ujar rina dalam hati, lalu rina mencari aplikasi medsos, dia klik aplikasi tersebut, dia lihat foto seorang wanita sedang memeluk bayi dengan caption, dan andi melike foto tersebut, rina penasaran dibukanya profil niken, dan rina ingat tentang niken.

"Ohh dia kan asisten ayah waktu di semarang, tapi kan udah lama hampir 5 bulan ayah pindah, kok keliatannya mereka akrab banget sih, ngirim chat lagi jam segini," rina memandang wajah andi kesal, dia lalu berbaring membelakangi andi, rina cemburu.

Paginya rina bangun dengan mood yang buruk, andi melihat perubahan perilaku rina, namun andi gak mengerti kenapa rina pagi itu cemberut, andi mencoba mengajaknya bercanda, tapi rina diam saja.

Rina menyiapkan baju kerja andi dan baju sekolah akbar, rina lalu pergi ke dapur menyiapkan sarapan, dimeja makan andi dan akbar berpandangan saling mengangkat alis, mereka merasa bunda pagi itu sedang gak mood, diam saja.

Andi tahu benar sifat istrinya itu, pasti ada sesuatu yang bikin rina kesel, sebenarnya andi mau semua clear pagi itu, walau andi juga gak paham masalahnya, namun andi membiarkan dulu, karena hari ini ada rapat penting di kantor, andi harus berangkat pagi mempersiapkan bahan meeting nanti.

"Bun ayah pergi yah," andi berpamitan, rina mencium tangan suaminya, saat andi ingin mencium keningnya, rina menghindar, akbar lalu mencium tangan bundanya, "akbar berangkat bun", rina membetulkan baju akbar, "bunda udah taro roti di kotak makan kamu sayang, ntar di makan ya,", "siap bos," akbar mencium pipi bundanya.

Rina melambaikan tangan sambil menggendong nanda, rina lalu masuk ke rumah, rina benar-benar kesal pagi itu dengan andi, dia merasa cemburu dengan niken.

Istriku Menikah Lagi (session 2) TAMATWhere stories live. Discover now