🏷
That day
Bagian satu : Mate?
Pagi ini lebih cerah dari biasa nya. Pemuda dengan susu pisang di tangan nya melangkah ringan ke arah gedung tinggi di depan nya.
Hari ini ajaran baru di mulai.
Dia sudah siap menjalankan misi nya lagi.
Misi mencari belahan diri nya.
Huh dia berharap tahun ini menjadi tahun baik nya.
"Jaehyuk!"
Seruan itu membuat pemuda dengan susu pisang tersebut berhenti berjalan. Senyum nya mengembang menemukan teman nya tengah berjalan menghampiri nya dengan troli di genggaman nya.
"Junkyu hyung ada apa?" Tanya nya
Pemuda bernama Junkyu tersebut menyerahkan troli nya ke arah Jaehyuk. "Tolong bawa ini ke lab. Aku mencium aroma mate ku. Aku harus mencari nya!"
Jaehyuk mengangguk semangat, mengambil alih troli berisi cairan cairan yang tidak dia ketahui reaksi nya jika di satukan.
"Wah! Selamat hyung! Semoga sukses!" Ucap Jaehyuk. Di dalam hati pemuda tersebut dia berharap akan bertemu Mate nya secepat nya.
Senyum Junkyu merekah "Terima kasih Jaehyuk!"
•
🏷
•
🏷
•
Mendorong troli nya, Jaehyuk menoleh ke sana kemari.
Dia menatap layar ponsel nya yang menunjukan denah kampus.
Jaehyuk bukan maba, tapi masalah mengingat jalan bukan ahli nya.
Dia jadi sedikit menyesal mengiyakan ucapan Junkyu tadi.
Mau tak mau dia harus bertanya.
Menghentikan langkah nya, Jaehyuk menghampiri pemuda berambut merah yang tengah memainkan ponsel nya.
"Permisi, letak lab sains di mana ya?" Tanya nya
Pemuda itu mendongak, tersenyum ramah "Belok kanan. Lurus sedikit. Pintu warna biru tua" jawab nya masih dengan senyuman nya
Astaga, ramah sekali
Jaehyuk mengangguk, sedikit terpesona. Mungkin jika pemuda itu bukan Alpha, Jaehyuk akan berdoa agar menjadi mate nya.
Hhh bercanda
"Sa minggir!"
Jaehyuk mengerjap, menahan troli nya saat hampir menabrak pemuda manis yang terlihat menatap nya tak suka.
Samar, dia dapat mencium aroma pheromone dari pemuda itu.
Wangi kayu manis bercampur catton candy dan ada sedikit aroma lemon
Sisi alpha nya meronta, menyerukan satu hal yang selama ini dia cari
Mate.
•
🏷
•
🏷
•
Asahi tak mengeluarkan sepatah katapun sedari tadi. Menatap lurus ke arah papan tulis di depan sana. Asahi mengetuk polpen di atas meja nya. Mashiho di samping nya menatap maklum. Asahi yang selalu menghindar kini mendapatkan nya dengan tidak sengaja.
"Asahi!"
Asahi tersadar dari lamunan nya, menghela nafas nya yang entah keberapa kali.
"Segitu sedih nya kau?"
Asahi mengangguk pelan. Tak memungkiri diri nya begitu sedih sekarang. Mengingat sebentar lagi hidup nya akan berubah.
Asahi suka bebas, dia tak suka di kekang atau di tundukan oleh seseorang sekalipun itu ayah nya.
Jika dia menemukan pasangan nya, maka hidup nya akan terkekang, di tundukkan dengan aroma pheromone. Dia tak suka
Mengingatnya membuat Asahi ingin menangis saja
"Focus lah. Sebentar lagi dosen datang.." ucap Mashiho.
Dan benar, beberapa menit kemudian sang dosen masuk, di ikuti dengan sosok pemuda di samping nya.
Mata nya membola menatap sosok yang tak asing di penglihatan nya ataupun di penciuman nya.
"Mashi.." panggil Asahi, manik nya menatap lurus pemuda di samping dosen nya tersebut.
"Ya?"
"Itu..."
"...Oh ya, dia mahasiswa jurusan Musik yang baru. Dia melanjutkan s2 nya di sini, nama nya..dia Alpha dominan, nama nya..."
"Yoon Jaehyuk../mate ku" ucap dosen dan Asahi serempak.
Mashiho menoleh cepat, menatap tak percaya apa yang baru saja di katakan pemuda tersebut.
"A-apa?"
"Dia mate ku" ucap nya lirih, memandang sendu mashiho. Lalu tatapan nya beralih ke depan. Di mana pemuda Yoon tersebut berdiri.
Pemuda Yoon tersebut tersenyum memandang barisan mahasiswa lain nya.
"Halo semua nya, salam kenal.."
"..Jaehyuk" Lalu pandangan nya terkunci pada sosok pemuda yang kini menatap nya. Ia tersenyum kecil, semerbak harum feromon milik pemuda itu menyeruak kedalam penciuman nya.
"Sialan" gumam Asahi
Mashiho di sebelah nya pingin ketawa aja denger gumaman Asahi, tapi waktu liat muka sedih sahabat nya, dia gak jadi ketawa. Kasian juga broh..
Asahi makin cemberut, waktu pemuda Yoon itu duduk di depan nya. Di tempat yang tadi nya di duduki Na Jaemin. Tapi karena anak itu gak lanjut kuliah dan lebih memilih menikah sama Jeno-alpha nya. Jadi lah sekarang bangku itu kosong. Sengaja di kosongin.
Jaehyuk menoleh, menatap Asahi dengan senyuman manis nya.
"Nanti pulang tungguin di parkiran"
Asahi mengerutkan kening nya "Ngapain? Sorry kata mamah gak boleh deket-deket orang yang gak kenal" jawab nya ketus.
Jaehyuk ketawa pelan, "Ketemu mamah mu, izin kenalan sama anak nya sekalian izin buat ngajak kencan"

YOU ARE READING
That Day | Jaesahi✔
Romance¡[ You're the reason why im happy. ]¡ 🍒▪Jaesahi (Omegaverse.baku.mpreg) © Frajinggadiajeng2