Part #11

2K 171 24
                                        

I AM BACK✨
~Enjoy gaes~

***********
******
****
**
*









Haruskah ini disebut keajaiban, dan sebuah rasa syukur atas penantian setelah selain lama?

Sepertinya Tuhan memang sudah mendengar harapan dan doanya, hingga hari ini—tepat waktu sekarang seorang Minho sadar dari tidur panjangnya yang sudah memakan banyak waktu hingga bahkan sampai membuat seluruh saudara nya berasumsi jika kesembuhan Minho hanyalah angan.

Namun hari ini, sepertinya mereka harus banyak-banyak bersyukur dan berterimakasih.

"Hyung... Astaga kau?!" pekik pemuda dengan surai hitam yang kini tampak terkejut, dengan dua tangan yang masih membawa dua paper bag berukuran besar itu ia jatuhkan begitu saja saat netra nya menangkap sosok hyung yang tengah menikmati biskuit cokelat sembari menonton televisi

"oh Hai, kau sudah pulang?" sahutnya saat mendengar pekikan seseorang yang baru saja datang, dan itu tak lain adalah Hyunjin

"Astaga, apa ini benar-benar dirimu hyung? Atau hanya halusinasi?!!.  ASTAGA APA AKU SUDAH MULAI GILA..???" histeris nya, sembari menoel-noel pipi Minho mencoba memastikan jika ini bukanlah mimpi namun sepertinya pemuda dengan mata sipit itu masih belum mempercayai keadaan dan kenyataan yang ada

"aishh.. kau ini kenapa ha?!" gerutu Minho sebab Hyunjin tidak ada henti-hentinya mencolek seluruh badannya dengan sesekali berucap histeris, tidak jelas memang pemuda hiperbola ini

"Katakan padaku jika ini benar-benar dirimu dan bukan ilusi ku?!" ucap Hyunjin

"Aku tidak bisa menunjukkan secara kemampuan ku, masih terlalu lemah jika aku harus atraksi sekarang. Lagipula kau tak senang aku sudah sembuh?!" -Minho, dengan mata yang menatap jengkel pada adik kurang ajarnya ini.

"Bukan begitu hyung, aish!! Aku pusing..."

CKLEK..

Pintu markas terbuka, menampakkan Chan yang baru saja keluar dari dalam dengan keadaan yang kurang baik. Matanya merah seperti habis menangis dan kantung mata yang menghitam, dan jangan lupakan rambut nya yang hampir menyerupai sarang burung.

"oh Hyunjin, kau sudah pulang? Bagaimana misi mu tanpa Felix kali ini?" tanya Chan, berjalan dan mendudukkan dirinya disamping Minho lalu mengulurkan tangannya untuk mengecek keadaan adik ketiganya itu

"Ah itu, kau tau hyung aku hampir tertangkap polisi.." gerutunya, saat kemarin ia hampir saja tertangkap oleh segerombolan polisi.

"Lalu kenapa tidak ditangkap saja dirimu?" sahut Minho, dan langsung mendapat delikan tak suka oleh Hyunjin

'baru sadar juga sudah menyebalkan..' -inner Hyunjin

"YAK!! DARI KUCING SIALAN, SANA KOMA LAGI SAJA.." teriaknya dengan menendang tulang kering milik hyung nya itu, mengabaikan fakta tentang kesehatan Minho karena sudah terlanjur sebal.








**********
******
****
**
*









"Seharusnya dia milikku.." ujar wanita berparas rupawan dengan surai putihnya

"Tapi bukankah tuan sudah menghabisi nya?.."

"Iya! Seharusnya saat itu juga, tapi aku merasa jika dia masih pantas untuk hidup sedikit lebih lama sebelum aku benar-benar melenyapkannya.."

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 13, 2020 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

QUESTION 'who is the red-black mist(?)'Where stories live. Discover now