Seharian sudah Salma merasakan kegelisahan mengisi ruang hatinya akibat kondisi Rony yang tiba-tiba saja menurun. Lelaki itu terlihat sudah berulang-ulang kali bolak balik ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya yang terasa tak enak. Ia pun ikut mengeluhkan sakit dikepalanya pada Salma yang membuat wanita cantik itu semakin panik kala di sekitar tubuh Rony mulai bermunculan ruam-ruam kemerahan.
" Mas kerumah sakit yah. Aku takut kamu kenapa-napa " Bujuk Salma yang entah sudah keberapa kalinya sampai ia terpaksa membatalkan agendanya mengajar dan meminta tolong Athala mengantarkan Alif ke sekolahnya.
Gelengan kepala terasa dari Rony yang berbaring sembari memjamkan kedua matanya menetralisir rasa sakit yang ia rasakan sekaligus menikmati pijitan jemari lentik istrinya di kepala.
" Tolong kali ini jangan keras kepala Mas, aku beneran takut kamu kenapa-napa loh. Ini tubuh kamu udah lemah Mas, belum lagi kulit mu ruam ruam kemerahan begini " Kata Salma dengan kesal namun matanya berkaca.
Rony memiringkan tidurnya memeluk lengan Salma dengan erat lalu sebisa mungkin Rony memaksakan matanya terbuka kala merasakan setetes air jatuh mengenai dahinya.
" Mas oke sayang. Kamu ga usah khawatir kayaknya ini karena kecapean aja deh, nanti juga sembuh kok " Ucap Rony menangkan Salma meski dirinya sendiri kebingungan mengapa bisa ia seperti ini?
Azan yang berbunyi membuat Salma segera menghapus air mata yang jatuh membasahi pelipisnya. Istri Rony itu mengulurkan tangannya mengusap surai hitam legam milik suaminya!!
" Udah waktunya shalat zuhur. Aku shalat dulu yah " Ucap Salma lembut namun Rony malah berusaha mendudukan tubuhnya.
" Aku dulu ambil wudhu baru kamu yah Dek " Kata Rony ingin bangkit tetapi di tahan oleh Salma.
" Kalau kamu tidak kuat shalatnya duduk saja biar aku bantu mengambil wudhu di sini Mas " Ucap Salma mendapat gelengan dari Rony yang kekeh untuk Shalat sambil berdiri saja.
" Aku hanya sedikit pusing tidak lumpuh. Aku mampu sayang " Kata Rony yang entah mengapa betah memanggil salma ' Sayang '
Rony bangkit dari ranjang dengan memegang kepalanya yang kembali terasa sangat berat hingga ia hampir saja oleng ke samping beruntung Salma sigap menopang tubuh suaminya itu dan membantunya menuju kamar mandi.
Selesai dengan urusan wudhu mereka, Salma dan Rony menjalankan kewajiban mereka sebagai seorang muslim yaitu shalat zuhur. Rony melantunkan al-fatihah yang mengalun lembut memasuki indra pendengaran Salma meski lelaki itu sedang berada di kondisi yang tak begitu baik, sesekali juga Rony seperti ingin jatuh namun dengan sekuat tenaga lelaki itu menahan bobot badannya.
" Assalamu'alaikum Umma, Abiii " Ucap Alif menggendong tas ranselnya dengan satu tangannya di pegang oleh Athala.
" Waalaikumsalam " Balas Salma bangkit dari sisi ranjang dan mengambil tangan Athala untuk ia salimi.
" Rony kenapa Dek? " Tanya Athala yang memang tadi pagi tak sempat bertanya banyak tentang kondisi adik iparnya itu.
Salma membawa Alif untuk bergabung di sisi Rony yang kembali memejamkan mata meski telinganya masih aktif mendegar orang orang sekitar.
" Aku juga gak tau Mas, udah dari tadi pagi badanya lemes, bolak balik muntah terus ngeluh kepalanya sakit dan sekarang badanya ruam ruam kayak gitu. Tapi emang dasarnya keras kepala Mas Rony tuh gak mau di ajak ke rumah sakit atau pun di panggilin dokter " Kata Salma penuh akan rasa khawatir dalam binar matanya.
Athala yang merasa kondisi Rony akan semakin buruk bila dibiarkan begitu saja mendekat berusaha memaksa Rony untuk ia antarkan ke rumah sakit saja. Hingga setelah seribu satu bujukan mereka berhasil membawa Rony ke rumah sakit terdekat bersama Alif yang ikut di antara orang dewasa itu karena putra semata wayang Rony itu memaksa untuk ikut
" Alif mau mengantal Abi Umma. Alif janji tidak akan nakal, pasti kalau Alif temani Abi, Abi akan cepat sembuh " Kata anak manis itu kala Salma melarangnya ikut tak lupa dengan tampang memelasnya.
Rony berbaring di atas brankar rumah sakit seraya satu tangannya menjuntai ke bawah yang kemudian jari hangat itulah yang digengam Alif dengan erat seraya mengikuti laju brankar yang membawa tubuh Abi tersayangnya. superheronya kedalam ruangan berbau obat menyengat yang di kacanya bertulis kan IGD.
Salma, Athala dan Alif duduk di kursi tunggu sambil berdoa dalam hati untuk Rony yang tengah bertaruh di dalam sana bersama berbagai macam alat alat medis!
" Dengan keluarga Bapak Rony? " Kata seorang dokter ber name tag Chintya.
Salma mendekat " Saya istrinya dok "
" Mari ikut saya sebentar buk. " Ucap sang dokter membawa Salma keruangan miliknya.
Salma duduk di depan meja kerja dokter Chintya dengan harap harap cemas " Bagaimana kondisi suami saya yah Dok? "
" Berdasarkan hasil pemeriksaan dan gejala yang timbul pada tubuh Bapak Rony kami menyimpulkan bahwa suami Ibu keracunan makanan "
" Apa makanan yang terahir kali di konsumsi Bapak Rony tiga puluh menit sampai satu jam sebelum kondisinya menurun dan menimbulnya ruam pada tubuh Bapak Rony yah Buk? "
Salma mencoba mengingat sampai...
" Suami saya terahir mengkonsumsi sop ikan dari tetangga kami dok " Jawab Salma membuat dokter Chintya menganggukan kepalanya dua kali.
" Sesuai dengan dugaan saya. Suami Ibu sepertinya keracunan makanan akibat dari kontaminasi toksin alami yaitu histamin. Kemungkinan besar histamin tersebut terdapat pada ikan dalam sop yang tadi dikonsumsi suami Ibu "
" Tetapi dok saya juga tadi sempat mencicipi sop tersebut dan saya baik baik saja " Yah Salma memang sempat mencicipi sedikit kuah dari sop tadi. Namun hanya satu sendok saja setelah itu ia tak memakannya lagi.
" Itu bisa saja terjadi karena perbedaan porsi yang dikonsumsi. Ibu Salma hanya mencicipi satu sendok saja sementara Bapak Rony memakan sop nya dengan jumlah yang lebih banyak. Itulah mengapa Bapak Rony mengalami kondisi yang lebih buruk dari Ibu Salma . Tetapi tetap saya sarankan untuk Ibu Salma meminum air putih lebih banyak untuk mencegah dehidrasi"
" Baik dok. Suami saya apakah harus rawat inap? " Tanya Salma.
" Untuk memastikan kondisi Bapak Rony sampai 48 jam kedepan saya menyarankan untuk rawat inap buk. Oh yah apa sisa sop yang tadi di konsumsi Bapak Rony masih ada? Agar saya dan team dapat memastikan kadar histamin yang berada didalamnya! "
" Baik dok. Terima kasih banyak " Ucap Salma berpamitan dari ruang dokter untuk kembali menemui suaminya di IGD sekalian meminta tolong kembali pada Athala untuk mengambilkan sisa sop yang tadi dikonsumsi oleh Rony.
Bersambung...
Hai Hai semuanya, selamat membaca 🤍
Jangan lupa vote dan komentar kalian semuanya wargaku ❤🔥
SEE YOU 🙏
Terima kasih
BẠN ĐANG ĐỌC
TA ' ARUF [ END ]
Teen FictionPart completed revision. Perjalanan kisah yang berawal dari ta'aruf antara Ahmad Rony Azzikra dan Raina Salma Ameena. Pendekatan singkat antara keduanya nyatanya mendatangkan lara hingga bahagia, tangis hingga tawa dan asing menjadi cinta 💐 [ berge...
![TA ' ARUF [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/358178416-64-k239934.jpg)