39서른아홉 - Rumit

2.2K 341 125
                                    

Better klo kalian baca smbil nyetel lagu galau:)))

.

Setelah sekian lama, ia datang.

***

Selama seminggu ini, yang kurasakan hanya bosan.

Aktivitas yang kulakukan selama libur panjang ini sangat monoton!

Dari mulai menonton tv, sarapan di apartemen atau mencari kimbab di minimarket, berbelanja bulanan, atau jogging berkeliling blok. Itupun kulakukan sendirian.

Kalau kalian tanya padaku bagaimana kabar tetangga tampan kesayanganku itu, aku sama sekali tidak tahu.

Aku benar-benar tidak bertemu dengannya semenjak kejadian dimana ia keluar dari apartemennya dan berujung ia meninggalkanku.

Aku tidak tahu bagaimana jelasnya, tapi kami benar-benar tidak bertemu selama seminggu ini.

Entah dia yang sengaja menghindariku, atau memang ia sedang tidak berada di apartemennya. Mungkin saja ia berlibur?

Kalau tahu libur semesterku akan berakhir tragis begini, aku sih lebih memilih untuk tetap sekolah saja!

Ya, walaupun berada di sekolah sama membosankannya seperti di rumah, tapi menurutku itu lebih baik ketimbang aku menghabiskan waktu liburku sendirian. Iya, kan?

Dan karena kebosananku yang tiada akhir ini, aku tiba-tiba teringat pada Jungkook.

Aku juga tidak bertemu dengannya lagi setelah acara camping sekolah. Apa dia baik-baik saja?

Terakhir kali Jungkook menghubungiku adalah saat ia mengajakku untuk bertemu di cafe, tapi justru Taehyung yang datang dan mengacaukan semuanya.

Aku menghela napas sambil mematikan tv. Apakah aku egois jika aku rindu pada Jungkook dan Taehyung?

Aku rindu mereka berdua.
Sangat.

Biasanya, di saat seperti ini Taehyung akan berceloteh panjang lebar sampai membuat telingaku panas mendengarnya, tapi justru hal itulah yang membuatku terhibur.

Atau, Jungkook yang biasanya melontarkan kalimat-kalimat manis sambil menggenggam tanganku dengan tangan besarnya untuk menggodaku.

Aku memeluk lututku sambil menundukkan kepala. Bergumam pelan sambil terisak.

"Eottokhae? Aku..."

Aku menahan isakku sekuat mungkin, tapi yang ada air mataku justru terjatuh hingga membuat celanaku basah.

"... aku merindukan mereka berdua."

***

Ting Tong Ting Tong.

Suara bel yang menggema di seluruh apartemen membuatku terbangun. Ah, ternyata aku ketiduran tadi.

Aku merapikan penampilanku sedikit, lalu bergegas menuju pintu.

Aku segera membuka pintu, dan selanjutnya aku merasakan jantungku berhenti berdetak untuk sesaat. Aku melongo di tempat.

Your Voice; TaehyungTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang