22||Sisi Lain

142K 8.1K 37
                                    

Dion memberhentikan motor nya di sebuah mansion,ia menarik lengan Alea dan membawa gadis itu masuk kedalam mansion sedangkan Alea sesekali menengok kebelakang memastikan bahwa kedua sahabatnya masih berada di belakangnya

"Bi Tuti!Sarka mana?" Yang di panggil Bi Tuti pun segera datang menghampiri

"Di kamar den,Bibi ga berani masuk" kata Bi Tuti

Dion tak menjawab pria itu hanya mengangguk dan kembali menarik lengan Alea,Mereka berhenti di depan pintu bercat hitam

Dion memberikan bahasa isyarat kepada Alea agar segera masuk namun gadis itu hanya diam saja

"Masuk Al.." Kata Dion pada akhirnya

Sebelum membuka pintu tersebut ia menarik nafas nya "Ashh!" Alea menutupi hidung nya saat pintu kamar Sarka terbuka dan langung tercium bau alkohol

"Ka Sarka mabuk ka?" Alea bertanya kepada Dion namun bola mata hitam pekatnya masih memandangi seorang pria yang tengah terduduk di lantai samping tempat tidur sambil mengoceh tidak jelas

"Tu bocah minum berapa botol anjir!" Kata Dion,ia sedikit kesal saat melihat Sarka mabuk seperti ini

Gadis mungil itu kembali menarik nafasnya,memberanikan diri untuk berjalan mendekati Sarka seraya memanggil nama pria itu namun tak juga mendapat sahutan

Goblok kamu alea!Orang mabuk kamu panggil-panggil!~Alea membatin

ia berjongkok di hadapan Sarka,Alea sempat terdiam cukup lama saat melihat wajah Sarka yang sangat teduh dan...kacau..

Sarka terkekeh "Ga berguna ya.." Gumamnya sangat pelan namun masih dapat di dengar oleh Alea,detik berikutnya Sarka menjatuhkan kepalanya di pundak gadis itu

"Kaa?" Alea menepuk pipi Sarka pelan,sebenarnya ia ingin muntah saat bau Alkohol kembali menyeruak masuk kedalam indera penciumannya ini adalah pertama kalinya ia mencium bau alkohol dan melihat orang mabuk

Sarka ternyata tertidur Dion segera memindahkannya ke tempat tidur di bantu dengan bantuan Mella dan Firda

"Lo berat anjing!Gausah sok mabuk!" Dion memukul lengan Sarka namun tak membuat pria terganggu

"Kenapa ka Sarka bisa mabuk kaya gini ka?" Mella membuka suaranya seraya memperhatikan Sarka dan Dion bergantian

"Gue gak tau" Jawab Dion

Alea mendudukkan dirinya di sisi ranjang seraya memperhatikan wajah tampan yang terlihat tenang dan teduh entah mengapa dalam keadaan Sarka seperti ini ia melihat sisi lain dari seorang Sarka si Leader Lion

"Kalian berantem?" Tanya Alea saat melihat ada lebam baru di wajah Sarka dan juga Dion

"Biasa anak cowo" Jawab Dion sekenanya "Gue cabut dulu!Lo disini aja ya Al!Gue minta tolong jagain Sarka,Anak Lion nungguin gue di markas" katanya

Setelah mendapat anggukan persetujuan Dion pun berlalu keluar kamar

"Kalian pulang aja ya,ini udah sore nanti aku bakal ngabarin Ka Rado kalau aku ada di rumah Ka Sarka" Ucap Alea

"Lo beneran gapapa kita tinggal?" Tanya Firda merasa tidak enak hati jika meninggalkan Alea

Alea mengangguk"Gapapa ko,gausah khawatir" ujarnya

"Kalau ada apa-apa kabarin ya al!" Kata Mella kemudian mereka berdua keluar dari kamar

Kini hanya ada dirinya dan juga Sarka yang tengah tertidur,sekali lagi gadis itu memandangi wajah tenang dan damai milik Sarka namun ia meringis kecil saat kembali melihat lebam baru di wajah pria itu

Alea keluar dari kamar Sarka ia berjalan mencari asisten rumah tangga yang bertemu dengan nya tadi "Bi?" Panggilnya sopan

"Iya neng?Eneng pacarnya den Sarka ya?"

"Aku temen nya Ka Sarka bi,Aku boleh minta tolong ga?"

"Boleh neng,minta tolong apa?" Tanya Bi Tuti

"Aku minta kompres ya bi?Sama kalau ada laki-laki disini aku minta tolong buat gantiin baju Ka Sarka" Ucap Alea ragu

"Aduh neng maaf kalau gantiin bajunya den Sarka bibi teh ga berani,kalau Kompres nanti bibi bawain" ujar Bi Tuti

"Tapi bi..Baju Ka Sarka bau alkohol banget,Tolong ya bi..Nanti misalkan Ka Sarka marah aku deh yang tanggung jawab"

Bi Tuti akhirnya mengangguk,saat ingin kembali kedalam kamar Sarka ia melihat satpam juga hendak masuk dan membuat Alea mengurungkan niatnya dan memilih untuk menunggu di luar kamar

Sepuluh menit berlalu satpam keluar dari kamar dan Alea segera masuk seraya membawa kompres,ia dengan teliti mengompres wajah Sarka

***

20:00

Sarka terbangun ia sedikit mengaduh saat lengannya terasa pegal namun saat menengok ke samping ia tersenyum tipis saat melihat seorang gadis tengah tertidur di sisi ranjang dan menjadikan lengan miliknya sebagai bantal

Tangannya tiba-tiba terulur membelai rambut Alea membuat gadis itu sedikit membuat pergerakan karna terganggu

Sarka buru-buru menurunkan tangan nya saat Alea mulai terbangun

Alea mengucek matanya lalu tersenyum manis saat Sarka melihat kearahnya "Udah kenyang tidurnya ka?" Tanyanya

"Ngapain?" Bukan nya menjawab Sarka malah berbalik bertanya

"Tidur!" Jawab Alea ketus "Maaf ka aku ketiduran aku pulang dulu ya" lanjutnya lalu bangkit dari duduknya

"gue anter!" Sarka hendak bangun namun tiba-tiba kepalanya terasa pusing akibat alkohol yang ia minum tadi dan membuatnya kembali ke posisi awal

"Segala mau nganter aku!Bangun aja pusing!Aku ga mau ya mati muda,Lagian aku juga baru masuk SMA!Aku udah minta jemput ko" Ucap gadis itu panjang lebar

Sarka tersenyum tipis saat melihat ekspresi wajah gadisnya benar-benar menggemaskan

Alea mebulatkan matanya "Kaka tadi senyum?" Sarka langsung mengubah ekspresinya menjadi datar saat ternyata gadis itu melihatnya tersenyum

Karna tidak mendapat jawaban Alea merenggut kesal seraya memanyunkan bibir nya"Udah deh aku mau pulang!Kaka jangan lupa makan,Jangan mabuk lagi!" Setelah mengucapkan itu Alea berlalu keluar dari kamar

****

Update!!!Update!!
Gimana?Yang penasaran sama Sarka kenapa udah kebayarkan?
Tapi kira-kira kenapa ya Sarka mabuk?hhe
Jangan Lupa vote+Komen yaaa
Part ini panjangkan!!Semoga kalean pembaca Sarka puas,hhe:)
Trimakasihh:)))

SARKA [Sudah Terbit] Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang