Chapter 7

16.4K 890 37
                                    

.......................................

Barbie saat ini sedang bermain di taman belakang mansion bersama kedua adik kembarnya, karena hari ini adalah hari libur sekolah untuk kedua adiknya.  semenjak kedua adiknya masuk sekolah, barbie  jarang sekali menghabiskan waktu bersama kedua adiknya itu.

"bie,lempar bola nya" teriak niana sambil mengulurkan kedua tangannya.

"jangan bie, lempar padaku jangan lempar pada ana"teriak samuel gak mau kalah dari saudara kembarnya.

"ihhh,kak sam.  kan ana yang terlebih dulu" kata niana kesal menatap samuel.

"Aku tidak perduli" Jawab Samuel dengan nada dinginnya. Membuat Niana menghentak-hentak kan kakinya dengan kesal.

"Batu es" Ejek Niana,  menatap wajah datar Samuel.

"Cengeng" balas Samuel.

barbie tersenyum kecil melihat perdebatan kedua adiknya itu,  ia tau jika samuel sangat senang jika bisa menggoda Niana. akan tetapi senyum itu seketika hilang karena seseorang memeluknya dari arah belakang.

"aku mencarimu sedari tadi dan kau berada disini " bisik Albert dengan suara terdengar lelah. Ia juga mengecup kulit leher Wanita itu.

"Albert,menyingkirlah nanti ana dan sam bisa melihatnya" seru barbie dengan nada kesal. Sesekali Ia juga melirik kearah kedua adiknya yang masih asyik berdebat.

"kau merusak suasana"

barbie hanya memutar bola matanya malas, Dia heran dengan sikap albert yang terkadang sangat manja  kepadanya dan akan sangat kejam kepada orang lain.

Ck ck sangat labil bukan?

"Kak Al..'' teriak niana sambil berlari dan menghabur kepelukan albert,melupakan Sam yang sedari tadi berdebat dengannya.

"hey princes,apa yang sedang kalian lakukan" tanya albert sambil menggendong niana.

"dasar manja" cibir Sam menatap niana.

"kami sedang bermain bola,tapi kak sam curang" jawab niana mengabaikan ucapan samuel.

"benarkah? "

"tidak!  aku tidak bermain curang kak Al" jawab sam membela diri, Ia juga menatap niana dengan tajam.

"sudah-sudah jangan ribut,hari akan semakin siang ,sebaiknya kita masuk kedalam saja" barbie menghentikan perdebatan kedua adiknya itu yang ia yakini tidak akan ada ujungnya.

"baiklah,Queen and king. sebaiknya kalian masuk dan membersihkan diri terlebih dahulu,setelah itu kakak akan mengajak kalian pergi membeli ice cream,bagaimana? "ucapan albert langsung dijawab dengan antusias oleh niana dan samuel.

langsung saja niana dan samuel berlari masuk kedalam mansion dan tinggallah barbie di taman bersama albert yang menatapnya dengan intens.

barbie melangkahkan kakinya ingin meninggalkan albert,akan tetapi pria itu langsung menarik pergelangan tangan barbie hingga barbie terjatuh di pelukan albert.

"apa? " tanya barbie

"kau belum memberikan aku jatah dari tadi pagi" Kata Albert dengan nada suara menggoda..

barbie bergidik ngeri mendengar ucapan albert yang aneh menurutnya.

"apaan sih,lepas aku mau mandi " jawab barbie ketus.

"tapi aku belum mencium bibir mu"

"kau it-"

belum selesai barbie berbicara,albert terlebih dulu membungkan mulut barbie dengan bibirnya,karena sudah tidak tahan melihat bibir barbie yang bagaikan narkotika baginya.

Sincerity ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang