Happy Reading!❤
•
•
•
"Katakan sayang kenapa hm? Katakan saja. Aku akan buat dia menderita berani bikin kamu nangis." Zaidan Sagar Radhitya
.
.
.
Ini lah yang ditakuti, cowok yang melihatnya memegang tangan nya membuat tubuhnya menegang. Gadis itu menunduk melirik pergelangan tangan yang di cekal oleh cowok tadi.
"Hai cantik."
Gadis itu menunduk, lalu menarik tangan nya hingga terlepas.
"Nama lo siapa?"
Gadis itu diam menunduk tak menjawab pertanyaan dari kakak kelasnya.
"Woy bos dikacangin, kasian amat." celetuk dari salah seorang temannya.
"Diam lo! Eh gue nanya nama lo siapa?"
Tak kunjung dapat jawaban dari gadis itu dengan lancang dan kasar menjambak rambut Cara hingga gadis itu memekik sakit sekaligus terkejut.
"Tolong lepasin saya kak hiks." lirih tanpa sadar Cara sudah mengisak, air mata yang di bendung pun akhirnya turun.
"Cih! Gak usah cengeng! Nih semua gara-gara lo! Gue nanya baik-baik lo malah gini!"
"Hiks... L–lepasin–n hiks ssakithh..." cowok itu melepas jambakan hingga kepala gadis itu kebentur lantai hingga berdarah. Belum sampai situ, cowok itu menarik paksa baju Cara hingga dua kancing atas terlepas.
Mata lancang nya melihat belahan dada akibat dua kancing tadi terlepas.
"Waw? Gede juga punya lo? Gimana kalo kita main dulu?" Cara menggeleng pelan seraya menggumam sesuatu.
"Jangan hiks ku mohon lepasin hiks..." Tangan mungil menyilang menutupi belahan dada yang terlihat.
Cowok itu mendorong tubuh Cara hingga terbentur tembok, tubuh cowok itu sudah dekat hanya satu senti saja kedua tubuh itu menempel.
Merasa dalam bahaya, gadis itu menendang virtal nya hingga cowok itu memegang dan memekik sakit. Setelah itu Cara langsung saja lari sambil memegang baju seragam yang terbuka.
"Hikss... Sa–gar.. Hikss.. Hikss.." gumam Cara sambil berlari mencari kekasihnya. Masa bodoh dia bolos untuk saat ini. Yang terpenting gadis itu ingin menginginkan kekasih nya.
Kaki mungil nya berlari entah kemana, setelah melewati gerbang sekolah yanh tinggi dan kokoh itu untung nya saja gerbang itu tidak terkunci dan lebih beruntung nya lagi dirinya tidak ada satpam yang menjaga.
Cara berhenti tidak jauh dari warung yang berada di belakang sekolah, gadis itu merapikan rambut nya tidak dengan air mata yang terus menerus saja mengalir dari mata cantik nya.
Gadis itu bergegas masuk kedalam. Hal yang pertama ia lihat adalah segerombolan anak laki-laki yang memakai beragam SMA ataupun memakai baju bebas dengan jaket yang melengkapinya dan kumpulan asap rokok membuat nafas gadis itu tersesak sedikit.
Tanpa peduli pun gadis itu langsung saja menerobos membuat segerombolan lelaki yang sedang menongkrong terkejut bukan main langsung saja mematikan puntung rokok.
"Sweety? Lo ngapain kesini?" tanya Deon dengan gelisah. Pasalnya para sahabat nya sedang merokok langsung terkejut melihat pacar dari leader nya tiba-tiba saja datang kemari.
BẠN ĐANG ĐỌC
SAGARA
Teen Fiction[𝙵𝙾𝙻𝙻𝙾𝚆 𝚂𝙴𝙱𝙴𝙻𝚄𝙼 𝙼𝙴𝙼𝙱𝙰𝙲𝙰] Zaidan Sagar Radhitya Cowok iblis yang berwajah tampan. Dia pengantar kematian yang berani menantang nya. Menjadi ketua geng motor yang terkenal dan di takuti serta di segani membuat orang harus berfikir...
