Na Jaemin.
Berhati dingin, si perfect. Pengusaha yang gila bekerja.
Belum pernah memiliki kekasih. Bertemu dengan Park Y/n, si cantik yang baik hati. Pertemuan yang akhirnya membuat Jaemin menjatuhkan pilihannya pada Y/n. Cintanya pada Y/n begitu be...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Sayang? Apa kau lihat mapku yang berwarna merah? Yang semalam ku bawa-bawa"
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
"Aku menyimpannya diatas meja, ruang kerjamu"
Mendengar jawaban Y/n, ia bergegas keluar dari kamar, menuju ruang kerjanya untuk mengambil map yang ia cari sejak tadi
Setelah menemukannya map tersebut, Jaemin kembali ke kamarnya
"Sayang, apa kau lihat ponselku?"
"Ada di bawah bantal"
Jaemin menuju ranjangnya untuk mengambil ponselnya
"Sayang, bisakah kau pilihkan kemeja yang bagus untukku hari ini? Aku ada meeting penting"
Y/n mengulum senyum, "Jae kemarilah"
Jaemin dengan wajah datarnya menghampiri sang istri dan duduk begitu dekat disamping istrinya
Sepasang mata itu saling bertemu
"Berhenti mencari perhatianku, katakan apa maumu Jae?" tanya Y/n dengan lembut
Blush!
Pipi Jaemin memanas, ternyata istrinya memang sangat memahaminya. Setiap apa yang ia lakukan pasti istrinyalah yang paling mengerti
"Ehm... Sampai kapan kau akan mengabaikanku dan sibuk mengurus bayi itu?"
Pfft!
Tawa Y/n pecah
Ini memang hal kekanak-kanakan! Suaminya ini bisa cemburu pada bayi kecil mereka
"Astaga Jae Jae... Kau sangat menggemaskan!" Y/n mencubit gemas pipi Jaemin. "Bayi kecil yang kau sebut itu adalah bayi kita, buah cinta kita sayang. Bisa-bisanya kau cemburu dengan putramu sendiri"
Y/n beranjak, ia berjalan keluar dari kamar. Semua yang Y/n lakukan tidak luput dari perhatian Jaemin. Mata Jaemin terus menatap ke arah istrinya
Tak berapa lama istrinya kembali masuk ke dalam kamarnya dan menutup rapat pintu kamar tersebut