Part 44

1.2K 125 53
                                        

Sorry update nya agak telat. Masih nonton tfma soalnya😭
Enjoy gengs!

Jangan lupa tinggalin jejak dengan vote dan komen ya bestie

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Jangan lupa tinggalin jejak dengan vote dan komen ya bestie.
Thank you!!

 Thank you!!

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

*
*
*

Elvino mengerjapkan matanya sebelum kedua mata itu terbuka sempurna. Ia lantas merenggangkan badannya karena tidur di sofa tidak membuatnya bergerak dengan leluasa.

Matanya kembali menyipit ketika terkena cahaya matahari pagi yang mengintip di sela-sela jendela rumah sakit. Elvino menguap sekali lagi sebelum melihat ke arah ranjang rumah sakit yang membuat kedua matanya sukses membulat dengan sempurna.

Disana, diatas ranjang itu ada Jevano dan Aletta yang masih tidur dengan jarak yang cukup minim mengingat ranjang tersebut hanya muat untuk satu orang. Padahal Elvino sudah menyuruh Jevano untuk tidur di kursi sebelah ranjang dan bukannya diatas ranjang.

Bahkan hari sudah pagi tapi tidak ada tanda-tanda dari keduanya untuk bangun. Membuat Elvino semakin berdecak kesal. Merusak mood paginya saja.

"Bangun lo!" Elvino mengambil bantal sofa lalu memukulnya pada punggung Jevano. caranya berhasil, tak hanya Jevano saja yang terbangun tapi Aletta juga yang nampak terusik dalam tidurnya.

"Udah gue bilang tidur di kursi, ngapain malah tidur disini!" ujar Elvino tak bisa menutupi kekesalannya.

Dengan masih setengah sadar Jevano bangun dan bersandar di kepala ranjang. Tangannya terangkat untuk menggaruk rambut belakang kepalanya.

Nyawanya belum terkumpul sempurna. Masih tidur nyenyak tiba-tiba dibangunkan secara brutal oleh Elvino.

"Apasih lo bawel banget masih pagi. Gue yang nyuruh Jeje buat tidur disini." Aletta buka suara, menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Memang tadi malam kan Aletta yang meminta Jevano untuk tidur di atas tempat tidur bersama dirinya. Jadi tak sepatutnya Elvino marah pada Jevano.

Elvino lantas menatap nyalang ke arah sang adik. "Lo tuh ya bener-bener!"

"Apa?!" sentak Aletta tak mau kalah dari kakaknya. "Gue sama Jeje cuma tidur doang, gak ngapa-ngapain. Lagian lo tega banget biarin anak orang tidur di kursi."

Hello, AlettaWhere stories live. Discover now