"Ughh.." Aku melenguh mengigit bibir bawahku ketika lidah pak Jeff bermain di kulit payudaraku. Jilatan itu berubah menjadi hisapan saat mulutnya tepat berada di depan putingku yang mengeras. Dia hisap kuat penuh penekanan, menyedot layaknya seorang bayi yang kelaparan. Bahkan suara hisapan itu terdengar sangat menggoda di telingaku. Sialan, kenapa tubuhku tak bisa menolak sentuhan pria ini? Harus aku akui permainan pak Jeff sangat berbeda dari pria lain.
"Ternyata mulut sama tubuh kamu ngga sinkron. Bilang nolak tapi tubuh kamu minta lebih"
"Shh.. ahhh.."
Aku kembali menggeliat geli ketika pak Jeff kembali bermain dengan puting susuku yang lain. Persetan dengan ucapanku tadi, ini benar-benar nikmat. Sekarang terserah jika pak Jeff ingin berpikiran seperti apa tentangku, aku tidak munafik karena menikmati sentuhannya.
Kepalaku pening seketika karena pria ini terus mengecupi tubuhku hingga sekarang tepat di depan vaginaku.
"Hmmm.. emang wangi daun muda tuh beda banget ya.. memek kamu bersih, wangi pula. Pantes Kris doyan sama kamu"
Tanpa menunggu lama pak Jeff membuka garis vaginaku lalu dia mengusap klitorisku. Aku menggeram tertahan karena usapan itu benar-benar lembut hingga berhasil membuat tubuhku menegang.
Puas memanjakan miliku, dengan segera dia menarik tubuhku agar lebih rendah lalu memposisikan dirinya di antara kedua kakiku. Tak butuh waktu lama pula dirinya sudah telanjang bulat sampai aku agak terpana melihat betapa indahnya bentuk tubuh pria ini. Sungguh, badan pak Jeff benar-benar sangat sempurna. Putih, bersih, dan perut 8 kotaknya sangat menghipnotis mataku. Tak sampai disitu, mataku sontak terbelalak melihat betapa besar dan panjangnya penis milik pak Jeff. Aku meneguk liurku membayangkan akan seperti apa rasanya lubangku di masuki benda tumpul itu.
"Kenapa? Apa penis ini lebih besar dari penis pria yang pernah masuk ke lubang kamu?"
Tanpa sadar aku malah mengangguk. Iya, memang benar jika penis pak Jeff cukup besar dari yang lain. Bahkan milik Kris tidak berukuran jumbo seperti ini. Tiba-tiba saja jantungku mendadak berdegup kencang seperti aku baru pertama kali melakukan seks, bahkan aku sedikit merasakan keringat mengalir di pelipisku.
"Kalo gitu ini penis terakhir yang akan nikmatin lubang kamu"
"Ahhh!!" Aku melenguh panjang saat penisnya menerobos lubangku. Pinggulnya bergerak sangat lembut hingga membuatku seolah lupa akan tindakan ku yang menolak keras penis pak Jeff.
"Arrgh! Enak kan, Ta? Saya ngga akan biarin penis lain masuk ke dalam sini. Kamu milik saya, Permata!" Geram nikmatnya.
Sontak aku membuka mata, menatap wajah serius penuh keringat pak Jeff. Disana aku lihat tidak ada kebohongan. Lalu bagaimana bisa dia mengklaim jika aku adalah miliknya? Bahkan kami saja baru bertemu beberapa kali, ini sungguh tidak mungkin.
"Pak.. ahh-- saya bukan milik bapak!"
"Kamu milik saya! Arghh-- saya mencintai kamu"
Desahanku semakin kuat bersama dengan hujaman penis pak Jeff. Pria itu semakin menggila menghantamkan miliknya sampai aku benar-benar hilang akal karena menikmati sesi bercinta kali ini.
Tak puas dengan 1 gaya, pak Jeff membalikan tubuhku hingga menungging. Dia kembali memasukan penisnya namun kali ini telunjuk besarnya ikut masuk ke dalam lubang analku. Sialan, ini berkali-kali luar biasa rasanya.
"Ahh.. ahh.. pak Jeff-- ahh!"
"Ya, terus desahkan nama saya! Arghh!" Erangnya.
Kami berdua sama-sama mendesah menikmati persetubuhan malam ini. Hampir 5 jam kami melakukannya dan aku lihat pak Jeff belum menyerah mengerjaiku. Jika pria lain hanya mampu mencapai klimaksnya sekali, Jujur baru pak Jeff yang mampu mengimbangi nafsu seks ku hingga aku yang klimaks berkali-kali.
ESTÁS LEYENDO
Wrong Marriage || JaeYong 21+ (✔)
FanfictionS E L E S A I BAHASA FRONTAL DAN TIDAK TERKENDALI! BAGI KALIAN YANG MASIH DI BAWAH UMUR HARAP TIDAK MEMBACA CERITA INI! NEKAT? SILAHKAN TANGGUNG SENDIRI AKIBATNYA!! Permata Rusnandi atau biasa di panggil Tata, wanita 19 tahun yang memiliki tingkat o...
