Until I Collapse Part 21

5K 565 26
                                        

Flora terbangun dari tidurnya saat Michelle merengek memanggil 'Bunda'. Sudah dua jam lamanya mereka tertidur, dengan selimut yang masih melekat beserta kaos putih polosnya.

"Unda." rengek Michelle sambil mengucek matanya.

Flora mengusap puncak kepala Michelle berusaha menenangkan adiknya. "Iya iya. Ayo ke Bunda." kedua tangan Flora mengangkat tubuh Michelle, membawanya ke dalam gendongannya.

"Unda."

"Iya, Sayang. Kita ke Bunda ya?"

Saat turun dari tangga, syukurlah Veranda sedang duduk di ruang tengah menonton layar Tv, sekaligus menikmati teh hangat beserta beberapa cemilan yang sudah tersedia di meja.

"Bunda." panggil Flora.

Veranda yang merasa terpanggil itu menoleh. "Eh anak-anak Bunda udah bangun."

Flora mendekat. "Michie dari tadi manggil Bundanya terus, kangen kayaknya." ucap Flora seraya menurunkan Michelle pada Veranda.

Veranda tersenyum getir seraya memandang Michelle, pasal nya kedua orang tua nya baru saja meninggal akibat kecelakaan pesawat seminggu yang lalu. "Uh sini-sini anak Bunda, laper ga? kita bikin makan okey?" ucap Veranda sambil mengusap kepala Michelle.

"Unda cucu!" Michelle merengek lagi.

"Iya, Sayang Bunda bikinin susu ya?" Veranda mengelus-elus sekaligus mencium pipi anak dari adiknya itu gemas. Flora tersenyum melihatnya.

Meskipun jarak lahir Flora dan Michelle itu sangat jauh, bagi Veranda itu tidaklah masalah. Dengan bertambahnya Michelle di keluarga nya ini ia jadi bisa merasakan mempunyai anak perempuan seutuhnya.

"Flora ke kamar ya Bunda, mau main PS."

Veranda mengangguk meng-iyakan. "Iya, Sayang. Oh iya, kapan kamu bawa Freya ke rumah lagi? Lusa hari minggu loh, ajak dia main kesini ya?"

Flora mengangguk. "InsyaAllah Bunda, Flora tanyain dulu nanti ke Freya nya ya."

Veranda mengangguk. "Yaudah Bunda urus Michie dulu ya." Flora membalasnya dengan anggukan.

Flora masuk ke dalam kamarnya kembali, mengambil air wudhu dan melaksanakan ibadah isya'. Setelah itu ia nyalakan Tv, duduk di sofa kamar dan mengambil stik PS nya.

Di tengah asiknya bermain, Flora melirik sekilas ke arah ponselnya yang sengaja ia letakkan di samping pahanya. Kemudian ia pause game nya, dan beralih mengambil ponsel, mengetik sesuatu kemudian ia kirim.

 Kemudian ia pause game nya, dan beralih mengambil ponsel, mengetik sesuatu kemudian ia kirim

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Setelah Flora mengirim pesan tersebut, ia melanjutkan game PS nya. Tiga puluh menit kemudian, ia melirik ke arah ponselnya lagi, menekan tombol kunci guna mengecek tapi hasilnya nihil Freya tidak menjawabnya.

Flora mencoba mengetik kembali pada ponselnya.

Flora mencoba mengetik kembali pada ponselnya

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Until I Collapse (FreFlo)Where stories live. Discover now