" Ay " panggil Bobby
" Dah , dah mulai lah bucin nya " ejek Calvin
Bobby pun menghampiri Nabila dan duduk di samping Nabila . Berita Nabila dan juga Bobby pacaran sudah tersebar luas di sekolah bahkan seluruh siswa-siswi Fitzgerald tahu semua . Satria pergi menghampiri Sinta dan duduk di samping Sinta
" Kutub Lo ngapain di sini " tanya Sinta
" Mau Deket calon istri " bisik satria tepat di samping kuping Sinta , tubuh Sinta menegang seketika saat mendengar ucapan satria
" Ehh busett kalok mau ciuman jangan di sini atuh akang , Eneng " ucap Calvin
" Ekhemm " dehem Sinta untuk menetralkan tubuhnya
Gavin duduk di depan Alice , Calvin Dan juga Arlando duduk di ujung .
Langit yang masih berdiri pun hanya terdiam
" Lang duduk atuh di samping Neneng gelis " ucap arlando . Langit pun duduk tepat di samping bulan . Kini seluruh siswa-siswi menatap bulan dan juga teman-teman nya tak suka .
Saat mereka duduk tiga orang pelayan datang dengan membawa makanan yang begitu banyak
Bulan kini hanya terdiam , ia begitu keluh dan deg-degan saat berada di sekitar langit . Apalagi kejadian seminggu yang lalu . Kejadian tersebut masih begitu teringat di pikiran bulan
Bulan yang gugup pun hanya diam tak seperti teman-teman nya yang tengah berantam dengan pasangan mereka masing-masing kecuali Nabila dan Bobby mereka saat ini tengah mesra-mesraan . Bulan pun melanjutkan makannya yang tertunda tadi , ia menaruh tujuh sendok sambal ke dalam mangkok mie ayam nya . Lalu menyantap nya . Saat asik menyantap tiba-tiba saja mangkuk nya di geser oleh langit
" Pedes " ucap langit . Dan mengarahkan semangkuk sup
" Makan !! " Ucap langit
" Engak makasih " ketus bulan
" Makan !! Gak ada penolakan" tekan langit
Langit mengambil mangkuk mie ayam bulan dan menyantap nya
" Ehhh itu bukas gue " ucap bulan
" OMG OMG Gilak pak ketu Lo makan di sendok bukas bulan ? Itu artinya kalian ciuman tanpa sengaja " ucap Calvin . Langit tak menggubris Ucapan Calvin , dan ia menyantap mie ayam itu dengan nikmat
Bulan memukul punggung langit .
Siswa-siswi yang melihat itu pun memfidioin nya untuk bahan gosip sekolah Fitzgerald
Bulan yang kesal pun . Mau tak mau menyantap sup tersebut saat ia menyantap sup tersebut tiba-tiba saja perutnya terasa begitu mual . Bulan langsung saja buru-buru mengambil tisu dan menekankan mulutnya
Huekkk ... Huekk
" Lan Lo kenapa ? " tanya Sinta
" Gak papa " jawab bulan
" Gue kekamar mandi dulu ya " ucap bulan dan terburu-buru
" Tunggu !! Gue ikut ! " Ucap langit . Bulan tak menggubris ucapan langit ia langsung saja berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya
Sesampainya ia di kamar mandi ia pun menuju ke westapel dan memuntahkan semua isi perutnya
Huekkk ... Huekkk ....Hueekkk ... Huekkk .... Huekkk bulan muntah sejadi-jadinya tetapi yang keluar hanyalah cairan bening saja . Ia muntah sampai-sampai tubuhnya begitu lemas
Setelah merasa enakkan bulan pun keluar dari kamar mandi saat ia keluar ia begitu terkejut akan keberadaan langit di depan pintu kamar mandi
" Gue mau bicara ! " Ucapnya
" Gue sibuk " jawab bulan . Tanpa aba-aba langit langsung memegang tangan bulan dan menyeretnya pergi menuju ketaman belakang sekolah
" Ehhh kamu apa-apaan sih "
" Awshh pelan-pelan "
Dan kini mereka pun telah sampai di taman belakang dan duduk di kursi panjang tersebut
" Nih " ucap langit dan menyodorkan handphone milik bulan . Bulan terkejut pasalnya mengapa handphone nya bisa ada dengan langit
" Kok bisa sama kamu ? " Tanya nya binggung
" Maaf " ucap langit lalu memukul tubuh bulan . Bulan begitu terkejut akan tindakan langit yang tiba-tiba saja memuluknya . Bulan mendorong tubuh langit kuat untuk melepaskan pelukan tersebut . Tetapi hasilnya nihil , tenaga langit begitu kuat dan langit semakin mengeratkan pelukan tersebut.
" 5 menit " lirih langit . Bulan hanya pasrah dia pun membiarkan langit memuluknya . Saat langit memeluk tubuhnya ia merasa kan hal yang begitu anehh . Rasa nyaman menyelimuti tubuhnya , Ia begitu Nyaman di peluk oleh langit . Setelah lima menit langit melepaskan pelukan tersebut
" Maaf atas kejadian seminggu yang lalu , itu benar-benar di luar kendali . Kita di jebak oleh seseorang , minuman yang kemarin kita minum di kasih obat perangsang oleh seseorang . Aku sudah mencari tahu nya tetapi belum dapat siapa pelakunya . Maaf kan aku. maafkan aku yang telah merusak mu , aku benar-benar mintak maaf , Sinta , Sinta juga di jebak oleh seseorang tersebut untungnya satria tak meminum nya "
Hikss hikss hikss bulan terisak Begitu perih hatinya . Sangat sakit saat mengingat kejadian seminggu yang lalu . Di mana saat itu langit merenggut mahkota nya , dan saat itu ia merasa menjadi wanita yang begitu kotor dan keji . Hidup nya begitu hancur .
" Maaf kan aku jangan nanggis " ucap langit sambil mengusap air mata bulan
" Jika kamu hamil atau pun tidak , cepat atau lambat aku akan menikahi kamu " tutur langit sambil memandang wajah bulan lekat
" Hiksss hiksss hidup aku hancur " lirih bulan . Langit langsung memeluk tubuh bulan dan mengusap-usap punggu bulan
" Maaf kan , aku bener-bener mintak maaf aku akan tanggu jawab " lirih langit
Bulan mendorong tubuh langit kuat Dan pergi berlari begitu saja . Ia berlari tak tentu arah di penjuru sekolah , akhirnya ia memilih pergi ke perpustakaan
" Arghhh " frustasi langit
" Maaf lan , aku mintak maaf . Cepat atau lambat aku akan menikahi
kamu " tekad langit
BINJAI 12 JANUARI 2023
_Xsfqaa
