32. PERTANDINGAN BASKET GANESHA

902K 70.4K 46.1K
                                    

32. PERTANDINGAN BASKET GANESHA

Siap baca? Siap untuk mengisi semua paragraf dengan komentar kalian?❤❤

Begini ya rasanya cemburu?” Septian Aidan Nugroho

“Jelaslah Jihan marah,” komentar Jordan ketika Septian berdiskusi dengannya. Galaksi juga ikut mengangguk membenarkan.

“Salah besar Sep! Salah besar!” Galaksi berkata hiperbola.

Septian memilih bercerita dengan Jordan dan Galaksi. Tidak detail namun dari sana pun Jordan serta Galaksi tahu bahwa apa yang dilakukan Septian tadi malam jelas hal yang terlarang untuk perempuan.

“Kesalahan terbesar lo itu seperti menilai harga Jihan,” kata Galaksi.

“Serem amat lu Lak!” balas Jordan.

“Ya iyalah! Gak kaya lo. Makanya ngerti!” balas Galaksi.

“Jadi maksud lo, gue ini bego lo itu pinter gitu?” Jordan menatap Galaksi.

“Kurang lebih gitu,” ujar Galaksi.

“Kita di sini buat ngasih saran ke Asep bukan berantem!” Jordan mengingatkan.

“Oke lanjut,” Galaksi mengambil sikap.

“Lo melukai perasaannya Sep. Nah coba gue balik. Kalau lo marah dan lo dikasih duit segepok 5 juta supaya maafin tuh orang lo marah gak?” tanya Galaksi pada Septian.

“Kalau gue sih gue maafin.”Jordan cengengesan.

“Kapan lagi kan dapet duit segepok lima juta?”

“Duit aja mata lo!” Galaksi memarahinya.

“Duit lo udah banyak masih aja mau lebih," kata Galaksi membuat Jordan tambah cengengesan.

“Pada dasarnya sifat manusia emang gitu.” Jordan membela diri.

“Lo aja kali.” Galaksi menyahut kesal.

“Canda kali Gal.”

“Kok bisa sih lo ngelakuin hal jelek kaya gitu Sep? Kaya bukan lo. Gue masih gak habis pikir sampe sekarang Sep.” Jordan melipat kedua tangannya di dada.

“Namanya juga manusia Dan. Gak ada yang sempurna. Sekalipun kaya Asep yang keliatan sempurna gini. Pasti ada celahnya,” kata Galaksi.

“Perempuan itu apa ya? Sesuatu yang gak bisa kita mengerti. Pokoknya cowok selalu salah. Mau sesalah apapun cewek. Cewek selalu benar dan cowok selalu salah. Kita gak akan pernah menang.” Jordan mendadak jadi ahli cinta.

“Buru-buru sana minta maaf.«

“Hm,” Septian menjawab.

“Jangan ham hem ham hem aja lo.”

“Iya Gal.”

“Gue tau akan sedikit sulit buat lo. Apalagi ini hubungan pertama lo,” Jordan melirik. “Gapapa pengalaman kan selalu dipake buat belajar.”

“Dari dulu banget gue pengen bilang ini sama lo Sep. Dari dulu banget,” Jordan menyeringai. “Makan tuh bucin!”

“Gue juga! Gue juga!” Galaksi ikut-ikutan. “Akhirnya bisa goblok karena cinta juga lo Sep.”

****

Septian menuruti kemauan Jihan. Tidak mengobrol dan menyapanya. Tiap Septian melihat Jihan. Cowok tersebut akan pergi begitu saja meninggalkan keramaian dalam diam. Apalagi tadi Jihan melihat Septian sedang berduaan di ruang laboraturium dengan salah satu teman perempuannya.

SEPTIHANTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang